Warga Papua Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPBD Provinsi Papua, William Manderi. (Istimewa)
Kepala BPBD Provinsi Papua, William Manderi. (Istimewa)

Jurnas.net - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengimbau masyarakat di daerah itu untuk mewaspadai cuaca ekstrem pada peralihan musim kemarau ke musim penghujan yang diperkirakan terjadi pada Oktober hingga November 2023.

Kepala BPBD Provinsi Papua, William Manderi, mengatakan saat peralihan musim seringkali terjadi cuaca ekstrem sehingga pihaknya meminta masyarakat di daerah itu meningkatkan kesiapsiagaan.

"Kesiapsiagaan sangat diperlukan terutama daerah rawan bencana alam, banjir, longsor dan abrasi pantai," kata William, Rabu, 20 September 2023.

Menurut dia, ada beberapa daerah di Papua yang rawan mengalami abrasi pantai seperti Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Waropen, dan Sarmi.

"Ketika terjadi gelombang ekstrem daerah-daerah tersebut biasanya mengalami kerusakan dan abrasi yang cukup signifikan," ujarnya.

Terkait itu BPBD Provinsi Papua terus mengimbau agar masyarakat di daerah rawan bencana selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Selain itu perlu juga melakukan pemantauan terhadap kondisi alam sekitar terkena bencana karena dengan kesadaran dan kesiapsiagaan yang baik dari masyarakat diharapkan dapat mengurangi dampak akibat bencana alam yang mungkin terjadi," imbaunya.

Ia menjelaskan cuaca di Papua tidak mengenal musim-musim tertentu seperti di daerah lain di Indonesia sehingga yang terpenting ialah seluruh daerah di Papua untuk selalu memperbaharui informasi cuaca dari BMKG setiap hari.

"Diharapkan seluruh masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi cuaca yang berasal dari sumber tidak benar atau masih diragukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Berita Terbaru

Dispendukcapil Surabaya Tegaskan Isu Kebocoran Data Hoaks, Ini Penjelasannya

Dispendukcapil Surabaya Tegaskan Isu Kebocoran Data Hoaks, Ini Penjelasannya

Sabtu, 17 Jan 2026 07:39 WIB

Sabtu, 17 Jan 2026 07:39 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa isu dugaan kebocoran data kependudukan melalui situs resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Jatim Buktikan Desa Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional di Ajang Bangun Desa 2025

Jatim Buktikan Desa Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional di Ajang Bangun Desa 2025

Jumat, 16 Jan 2026 10:15 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 10:15 WIB

Jurnas.net - Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai provinsi rujukan pembangunan desa nasional. Dalam ajang Festival Bangun Desa Bangun Indonesia…

Jatim Retreat 2026, Khofifah Minta Birokrasi Tak Lagi Sekadar Habiskan Anggaran

Jatim Retreat 2026, Khofifah Minta Birokrasi Tak Lagi Sekadar Habiskan Anggaran

Jumat, 16 Jan 2026 09:02 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 09:02 WIB

Jurnas.net - Di tengah ketatnya ruang fiskal dan tuntutan efisiensi belanja daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai menggeser pendekatan pembangunan dari…

BIG Siapkan Kapur Pesisir Sumenep untuk Suplai 44 Smelter Nikel Indonesia

BIG Siapkan Kapur Pesisir Sumenep untuk Suplai 44 Smelter Nikel Indonesia

Jumat, 16 Jan 2026 08:13 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 08:13 WIB

Jurnas.net - Laju hilirisasi nikel nasional tidak hanya ditentukan oleh jumlah smelter yang terus bertambah, tetapi juga oleh kesiapan rantai pasok bahan baku…

Pelajar Surabaya Kian Gemar Membaca: Perpustakaan Dipadati 474 Ribu Pengunjung

Pelajar Surabaya Kian Gemar Membaca: Perpustakaan Dipadati 474 Ribu Pengunjung

Jumat, 16 Jan 2026 07:41 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 07:41 WIB

Jurnas.net - Perpustakaan di Kota Surabaya tak lagi sekadar ruang sunyi penuh rak buku. Sepanjang 2025, layanan perpustakaan justru menjelma menjadi ruang…

Bidik Pasar Magnesia, PT Loka Targetkan Pendapatan Rp42,5 Miliar di 2026

Bidik Pasar Magnesia, PT Loka Targetkan Pendapatan Rp42,5 Miliar di 2026

Kamis, 15 Jan 2026 17:04 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 17:04 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia lebih dari satu abad, PT Loka Refractories (Wira Jatim Group) tak hanya bertahan sebagai pemain lama di industri refraktori, tetapi…