DPRD Jatim Soroti Segmen Multiguna, Wagub Emil Usul Suntikan Modal Rp300 Miliar ke Jamkrida

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Jawa Timur. (Dok: DPRD Jatim)
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Jawa Timur. (Dok: DPRD Jatim)

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengusulkan tambahan penyertaan modal sebesar Rp300 miliar kepada PT Jamkrida Jatim. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat kapasitas penjaminan yang telah menembus angka lebih dari Rp10 triliun, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengatakan kebutuhan tambahan modal tidak lepas dari posisi gearing ratio Jamkrida yang sudah mencapai sekitar 35 kali. “Jamkrida ini sudah menjamin Rp10 koma sekian triliun. Itu sekitar 35 kali dari modal yang ditempatkan. Artinya, kapasitas penjaminannya sudah sangat besar, sehingga perlu penguatan modal agar tetap sehat dan berkelanjutan,” kata Emil, usai Rapat Paripurna di DPRD Jawa Timur, Senin, 23 Februari 2026.

Menurut Emil, tambahan modal tersebut bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan strategi memperkuat instrumen fiskal daerah agar lebih efektif mendorong ekonomi rakyat dan bersinergi dengan program pemerintah pusat.
Jamkrida selama ini menjadi penjamin kredit bagi lebih dari 100 ribu UMKM di Jawa Timur. Ke depan, Pemprov Jatim menargetkan perluasan manfaat hingga satu juta UMKM.

“Kalau kita ingin pajak masyarakat benar-benar kembali menggerakkan ekonomi rakyat, maka instrumen seperti Jamkrida ini harus diperkuat. Target kita jelas, memperluas jangkauan UMKM,” tegasnya.

Dengan kapasitas penjaminan yang semakin besar, Jamkrida diharapkan mampu membuka akses pembiayaan perbankan bagi pelaku usaha yang selama ini terkendala agunan atau profil risiko.

Meski demikian, usulan tambahan modal tidak berjalan mulus tanpa catatan. Sejumlah fraksi di DPRD menyoroti pentingnya tata kelola, optimalisasi laba ditahan, serta proporsi penjaminan di segmen multiguna dibandingkan UMKM produktif.

Emil menegaskan, seluruh pertanyaan dan catatan fraksi akan dijawab secara komprehensif sebelum keputusan final diambil. “Kita perlu tata kelola yang baik. Pertanyaan soal landasan kinerja, optimalisasi laba ditahan untuk memperkuat kapasitas penjaminan, semuanya harus dijawab. Ini proses yang konstruktif,” ujarnya.

Sorotan lain datang dari komposisi pembiayaan multiguna yang dinilai cukup besar. Emil menyebut segmen multiguna memang tidak sepenuhnya negatif karena turut menggerakkan konsumsi kelas menengah. Namun, ia memastikan fokus utama tetap pada penguatan UMKM. “Judul besarnya tetap UMKM. Tapi multiguna juga bagian dari pergerakan ekonomi. Ini soal keseimbangan dan prioritas,” katanya.

Perdebatan di parlemen daerah menjadi ujian akuntabilitas bagi Pemprov Jatim dalam memastikan bahwa setiap rupiah penyertaan modal benar-benar berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Bagi Pemprov, penguatan Jamkrida adalah langkah strategis memperbesar daya ungkit APBD. Namun bagi DPRD, tambahan modal harus dibarengi transparansi, mitigasi risiko, dan kejelasan arah kebijakan.

Keputusan akhir atas tambahan modal Rp300 miliar tersebut akan ditentukan setelah seluruh pembahasan fraksi rampung, dengan harapan menghasilkan kebijakan yang matang, terukur, dan berpihak pada ekonomi rakyat.

Berita Terbaru

DPKP Surabaya Catat Kebakaran Meningkat Akibat Kemarau Ekstrem

DPKP Surabaya Catat Kebakaran Meningkat Akibat Kemarau Ekstrem

Rabu, 16 Sep 2026 16:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:43 WIB

Jurnas.net - Cuaca panas berkepanjangan mulai meningkatkan ancaman kebakaran di Kota Surabaya. Rumput dan alang-alang yang mengering di berbagai lahan terbuka,…

SRC 2026 Diikuti 33 Cabor, Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

SRC 2026 Diikuti 33 Cabor, Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Rabu, 16 Sep 2026 16:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya mulai memanaskan mesin pembinaan atlet menjelang…

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Oleh : Abdul Khalid Boyan Peneliti LPPM Universitas Arya Wangsa (UAW)    Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz, yang akrab disapa Gus Kikin, sebagai Ketua Umum …

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…