Makanan Bergizi Gratis di SD Tempat Khofifah Sekolah Ditemukan Ulat dan Lalat

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menu makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 10 Surabaya. (Insani/Jurnas.net)
Menu makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 10 Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadi narasumber dalam Kongres XVIII Muslimat NU mendapat protes dari peserta, yang mayoritas adalah guru. Mereka mengeluhkan rendahnya kualitas makanan bergizi gratis (MBG) yang disediakan untuk siswa, sering ditemukan ulat dan lalat dalam hidangan.

Keluhan ini disampaikan oleh Izzah, perwakilan Muslimat NU Surabaya, yang menyoroti buruknya kualitas makanan program MBG di tempat anaknya sekolah, yakni di SD Taquma Surabaya. Sekolah itu dulunya diketahui tempat Khofifah Indar Parawansa menimba ilmu semasa kecil.

Izzah menyebut di sekolah tersevut ditemukan ulat dan lalat dalam hidangan makanan yang disajikan ke siswa.

"Hari ini saya kembali mendapat laporan, kembali ditemukan ulat dan lalat di dalam makanan yang dihidangkan. Ini jelas sangat mengkhawatirkan," kata Izzah.

Baca Juga : Menko Pangan Targetkan 82 Juta Penerima Program Makan Bergizi Gratis Tahun Ini

[caption id="attachment_7040" align="alignnone" width="1280"] Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Tengku Syahdana, usai menghadiri Kongres Muslimat di Surabaya. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

Selain itu, Izzah juga mengkritisi penggunaan wadah makanan berbahan plastik yang dinilai kurang higienis, dan tidak aman bagi kesehatan siswa. Keluhan ini menjadi perhatian serius, terutama karena sekolah yang bersangkutan merupakan salah satu penyelenggara program Makanan Gratis Bergizi (MBG).

"Kami berharap ada evaluasi serius terhadap pihak penyedia agar memastikan makanan yang disajikan benar-benar steril dan aman dikonsumsi siswa," katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Tengku Syahdana, menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan.

"Kami akan menjadikan ini bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Program ini masih dalam tahap awal, sehingga masih ada kekurangan yang harus segera diperbaiki," kata Tengku.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan menegur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar segera meningkatkan kualitas makanan yang disediakan. "Tentu perbaikan akan segera dilakukan, dan ke depan, hal seperti ini tidak boleh terulang lagi," ujarnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…