Pemkot Surabaya: Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Model Pengelolaan Pangan Terpadu

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anak didik di Surabaya menikmati makan bergizi gratis. (Humas Pemkot Surabaya)
Anak didik di Surabaya menikmati makan bergizi gratis. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan kembali komitmennya dalam menjalankan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara aman, tertib, dan tepat sasaran. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga menekankan tata kelola, kolaborasi lintas sektor, dan pengawasan kualitas di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Koordinasi monitoring dan evaluasi yang digelar Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan MBG bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Surabaya menjadi langkah strategis memastikan seluruh SPPG memenuhi standar operasional dan higiene sanitasi.

Berdasarkan pemutakhiran data per 18 Februari 2026, terdapat 87 SPPG di Surabaya. Dari jumlah itu, 67 SPPG telah beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan administrasi dan teknis.

Sebanyak 36 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara SPPG lain didorong segera melengkapi sertifikasi sebagai bagian dari komitmen kualitas dan keamanan pangan.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya sekaligus Ketua Satgas MBG, Lilik Arijanto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Program MBG di Kota Surabaya telah menjangkau 207.355 penerima manfaat. Untuk itu, kami pastikan pelaksanaannya sesuai standar, mulai dari keamanan pangan hingga higiene sanitasi. Koordinasi dengan BGN menjadi bagian penguatan pengawasan dan perbaikan berkelanjutan,” ujar Lilik, Sabtu, 21 Februari 2026.

Pemkot juga telah mengirim surat imbauan kepada yayasan dan mitra pengelola SPPG yang belum memiliki SLHS agar segera mengurus sertifikasi. Langkah ini diharapkan mempercepat pemenuhan persyaratan administrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan di seluruh titik distribusi.

Selain itu, Pemkot menitikberatkan kesiapan tenaga kerja, keamanan pangan, dan pemetaan sasaran penerima manfaat, sehingga setiap tahap layanan, mulai pengolahan hingga distribusi terselenggara secara profesional dan aman.

Program MBG di Surabaya kini menjadi contoh bagaimana tata kelola, kolaborasi lintas sektor, dan standar mutu bisa berjalan beriringan. Setiap tahap layanan dipantau dengan cermat  dari dapur hingga meja warga, memastikan makanan bergizi tidak hanya tersedia, tetapi juga aman, higienis, dan tepat sasaran.

Pendekatan ini juga menegaskan bahwa program sosial tidak sekadar distribusi, melainkan pembangunan sistem pengelolaan pangan publik yang terukur, transparan, dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus mendorong pengembangan dan perluasan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah …

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jurnas.net - Maraknya konten lucu bersama anak di media sosial mendapat banyak perhatian warganet, namun konten tersebut memunculkan indikasi bentuk…

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jurnas.net - Suster Dulce Maria Guterres, FDCC, seorang biarawati Katolik asal Timor-Leste berdiri pada mimbar saat Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-27 di…

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa larut dalam kemeriahan yang tidak hanya …

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Jurnas.net - Polemik pasca-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, belum sepenuhnya mereda. Warga…