Perdana Ramadan 2026: Golkar Jatim Angkat Tradisi Pesantren Lewat Kajian Kitab Kuning Jelang Buka Puasa

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua pelaksana Ramadhan DPD Golkar Jawa Timur, Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans (tengah) didampingi Wakil Ketua Kyai Moh. Ma'ruf Syah dan CEO Golkar Jatim Meulila Osman dalam rapat koordinasi persiapan ramadhan. (Insani/Jurnas.net)
Ketua pelaksana Ramadhan DPD Golkar Jawa Timur, Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans (tengah) didampingi Wakil Ketua Kyai Moh. Ma'ruf Syah dan CEO Golkar Jatim Meulila Osman dalam rapat koordinasi persiapan ramadhan. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyiapkan program keagamaan bernuansa pesantren selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M. Untuk pertama kalinya, Golkar Jatim akan menggelar kajian kitab kuning setiap hari ala tradisi pesantren, terbuka bagi kader maupun masyarakat umum.

Kajian tersebut dilaksanakan di Masjid Al Mujahidin, Kantor DPD Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, setiap sore mulai pukul 17.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar Golkar Jatim menghadirkan suasana Ramadan yang tidak hanya seremonial, tetapi sarat nilai keilmuan dan spiritualitas Islam.

Ketua Panitia Ramadan DPD Golkar Jatim, Zahrul Azhar Asumta atau akrab disapa Gus Hans, mengatakan kajian kitab kuning ini dirancang mengikuti pola pengajian di pesantren, dengan rujukan kitab-kitab muktabar yang selama ini menjadi fondasi keilmuan Islam.

“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini Golkar Jawa Timur mengadakan pengajian kitab kuning setiap hari. Ini pertama kali kami laksanakan. Saya sendiri mendapat amanah mengkaji Bulughul Maram,” kata Gus Hans, Sabtu, 14 Februari 2026.

Menurutnya, program ini bukan sekadar pengajian rutin, melainkan upaya menjaga tradisi keilmuan Islam yang berlandaskan sanad dan rujukan yang jelas, sebagaimana yang hidup di lingkungan pesantren.

Kajian kitab kuning ini menghadirkan sejumlah ustaz dan kiai yang kompeten di bidangnya. Salah satunya Moh. Ma'ruf Syah, pengurus Nahdlatul Ulama Jawa Timur, yang juga merupakan bagian dari struktur DPD Golkar Jatim. Kehadiran para pengkaji tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas kajian sekaligus memperkuat tradisi literasi keislaman di tengah masyarakat.

Gus Hans mengatakan kajian kitab kuning memiliki nilai strategis dalam membangun karakter kader partai. Nilai-nilai kejujuran, integritas, amanah, dan tanggung jawab yang terkandung dalam kitab-kitab rujukan Islam dinilai relevan dengan pembentukan etika politik yang beradab.

Selama bulan Ramadan, DPD Golkar Jatim juga menyediakan takjil gratis setiap hari, dilanjutkan dengan buka puasa bersama, serta pelaksanaan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Rangkaian kegiatan juga meliputi peringatan Nuzulul Quran dan pelaksanaan Salat Idul Fitri, yang telah menjadi agenda tahunan partai.

Tak hanya itu, panitia turut menggelar lomba vlog Islami sebagai ruang ekspresi generasi muda. Lomba ini menyediakan total hadiah Rp6 juta, dengan pendaftaran dibuka pada 18–28 Februari 2026 dan pengumuman pemenang pada 2 Maret 2026. Program ini diharapkan mampu mendorong dakwah kreatif di ruang digital selama Ramadan.

Melalui kajian kitab kuning ala pesantren ini, Golkar Jatim menegaskan komitmennya menghadirkan wajah politik yang religius, berakar pada tradisi keilmuan Islam, sekaligus terbuka dan inklusif bagi masyarakat luas.

Berita Terbaru

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jurnas.net - Maraknya konten lucu bersama anak di media sosial mendapat banyak perhatian warganet, namun konten tersebut memunculkan indikasi bentuk…

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jurnas.net - Suster Dulce Maria Guterres, FDCC, seorang biarawati Katolik asal Timor-Leste berdiri pada mimbar saat Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-27 di…

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa larut dalam kemeriahan yang tidak hanya …

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Jurnas.net - Polemik pasca-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, belum sepenuhnya mereda. Warga…

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Jurnas.net - Persoalan kesejahteraan masyarakat masih menjadi perhatian di tengah berbagai dinamika perekonomian nasional. Setahun setelah tujuh Desakan…