Khofifah Resmikan Jembatan Bubak, Warga Gondang Sambut Harapan Baru untuk Mobilitas dan UMKM

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Peresmian Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, menjadi lebih dari sekadar acara seremonial. Jembatan yang sempat putus akibat banjir kini kembali membuka akses sosial, pendidikan, hingga ekonomi, sekaligus menjadi simbol kebangkitan masyarakat lokal.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan jembatan rangka baja sepanjang 60 meter dengan lebar 7 meter dan nilai pembangunan sekitar Rp13 miliar. Waktu peresmian bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 H, menjadikannya momen istimewa yang sarat simbolisme, jembatan sebagai penghubung silaturahmi, aktivitas ibadah, dan mobilitas ekonomi masyarakat.

“Momentum ini bukan sekadar membuka akses fisik. Ketika ada harapan baru, hidup baru, dan sumber ekonomi baru, maka seluruh warga ikut merasakan kebahagiaan,” kata Khofifah.

Jembatan Bubak dibangun menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, setelah jembatan sebelumnya terputus akibat banjir pada 2024. Gubernur langsung menginstruksikan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk meninjau lapangan dan mempercepat pembangunan.

Tak hanya fungsional, desain jembatan juga estetis dan fotogenik, sehingga memunculkan potensi sebagai ikon baru di Gondang. Pelaku UMKM pun mulai bermunculan di sekitarnya, memanfaatkan arus lalu lintas yang kembali lancar. “Jembatan ini tidak sekadar menghubungkan desa, tetapi menjadi magnet pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi yang menuntaskan pembangunan jembatan. Menurutnya, Jembatan Bubak menjadi penghubung vital sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Kepala Desa Kebontunggul, Siandi, menambahkan bahwa pembangunan jembatan telah meningkatkan nilai ekonomi dua desa, terutama bagi pelaku UMKM. Warga setempat menyambut gembira kemudahan akses yang sebelumnya hanya bisa dilalui sepeda motor.

“Alhamdulillah, jembatan Bubak ditunggu masyarakat. Kini akses lancar, dan dampaknya terasa langsung bagi UMKM dan kehidupan sehari-hari,” kara Miftahul Huda, warga Desa Gondang.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya menjaga jembatan agar tetap bersih, aman, dan nyaman. Pemeliharaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh warga. “Jaga kebersihan dan estetika jembatan, jangan sampai dirusak vandalisme atau tindakan tidak bertanggung jawab. Ini milik bersama yang membawa manfaat luas bagi masyarakat Mojokerto,” pesan Khofifah.

Berita Terbaru

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus mendorong pengembangan dan perluasan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah …

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jurnas.net - Maraknya konten lucu bersama anak di media sosial mendapat banyak perhatian warganet, namun konten tersebut memunculkan indikasi bentuk…

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jurnas.net - Suster Dulce Maria Guterres, FDCC, seorang biarawati Katolik asal Timor-Leste berdiri pada mimbar saat Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-27 di…

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa larut dalam kemeriahan yang tidak hanya …

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Jurnas.net - Polemik pasca-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, belum sepenuhnya mereda. Warga…