Pemkot Surabaya Sasar Perumahan Elite untuk Tuntaskan DTSEN, Libatkan REI dan Apersi

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto. (Insani/Jurnas.net)
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penyelesaian pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan target menuntaskan 181.867 Kartu Keluarga (KK) tersisa sebelum 31 Maret 2026. Salah satu tantangan terbesar dalam tahap akhir pendataan ini adalah akses ke kawasan perumahan elite dan cluster premium yang selama ini relatif tertutup bagi petugas survei.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan kolaboratif menjadi strategi utama untuk menembus kawasan tersebut. Pemkot mengerahkan kekuatan tiga pilar kecamatan camat, kapolsek, dan danramil guna memastikan proses survei berjalan aman dan kondusif.

Tak hanya itu, koordinasi juga diperkuat dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) yang memiliki relasi langsung dengan para pengembang perumahan di Kota Pahlawan. “Kami terus melakukan edukasi bersama tiga pilar agar warga di perumahan elite dapat membuka akses bagi tim survei dan melengkapi data DTSEN,” kata Eddy, Sabtu, 21 Februari 2026.

Untuk memperlancar proses di lapangan, DPRD Surabaya mendorong keterlibatan asosiasi pengembang seperti Real Estate Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyebut pendekatan melalui asosiasi menjadi solusi efektif untuk menjembatani komunikasi antara tim survei dan pengelola perumahan. “Kemarin kami menemukan ada pengelola cluster yang menutup diri. Namun setelah diberikan edukasi, mereka akhirnya membuka akses seluas-luasnya,” kata Yona.

Ia menekankan bahwa DTSEN bukan hanya menyasar warga prasejahtera atau kategori desil lima ke bawah. Warga di cluster premium atau desil lima ke atas pun tetap wajib terdata demi akurasi basis data kota. “DTSEN ini bukan sekadar untuk bantuan sosial. Data ini juga penting untuk urusan administrasi perbankan dan layanan publik lainnya. Semua warga tanpa memandang status ekonomi wajib terdata,” tegasnya.

Sebagai bentuk percepatan, Pemkot Surabaya juga menyediakan layanan konfirmasi mandiri secara daring melalui laman resmi surabaya.go.id. Warga cukup memasukkan NIK, tanggal lahir, dan alamat domisili. Alternatif lainnya, warga dapat melapor langsung ke kantor kelurahan setempat.

Eddy menjelaskan, setelah data diisi, maksimal dalam waktu satu minggu tim surveyor akan menghubungi nomor yang didaftarkan untuk melakukan verifikasi ulang ke lokasi domisili. “Konfirmasi ini penting agar warga mendapatkan intervensi yang tepat dan data kota benar-benar akurat,” jelasnya.

Hingga kini, Pemkot Surabaya telah mendata 1.026.192 KK atau sekitar 83 persen dari total sasaran. Sisanya 17 persen masih dalam tahap konfirmasi dan percepatan. Tahap akhir ini dinilai krusial, sebab keberhasilan DTSEN bukan hanya soal capaian angka, melainkan soal integritas database kota.

Dengan data yang lengkap dan inklusif termasuk dari kawasan elite Pemkot berharap kebijakan sosial, ekonomi, hingga layanan publik dapat lebih presisi dan tepat sasaran. Pendataan di perumahan elite menjadi simbol bahwa transparansi dan akuntabilitas tidak mengenal batas kelas sosial. Surabaya ingin memastikan: tak ada satu pun warga yang luput dari sistem data resmi kota.

Berita Terbaru

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Saat Nyepi 18–20 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Saat Nyepi 18–20 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 13 Mar 2026 16:14 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 16:14 WIB

Jurnas.net - Layanan penyeberangan di lintas utama Jawa–Bali, yakni Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali, akan dihentikan sementara …

DPW PAN Jatim Serahkan SK 27 DPD, Tancap Gas Konsolidasi dan Bentuk Relawan hingga TPS untuk 2029

DPW PAN Jatim Serahkan SK 27 DPD, Tancap Gas Konsolidasi dan Bentuk Relawan hingga TPS untuk 2029

Jumat, 13 Mar 2026 15:38 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 15:38 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional Jawa Timur mulai memanaskan mesin organisasi menjelang agenda politik nasional mendatang.…

Pemkab Banyuwangi Sidak LPG 3 Kg Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan hingga 250 Persen

Pemkab Banyuwangi Sidak LPG 3 Kg Jelang Lebaran, Pertamina Tambah Pasokan hingga 250 Persen

Jumat, 13 Mar 2026 10:34 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 10:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan ketersediaan gas elpiji subsidi tetap aman menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Untuk memastikan…

Mudik Lebaran Berbarengan Nyepi, Pemprov Jatim Antisipasi Kepadatan Jalur Ketapang-Bali

Mudik Lebaran Berbarengan Nyepi, Pemprov Jatim Antisipasi Kepadatan Jalur Ketapang-Bali

Jumat, 13 Mar 2026 07:19 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 07:19 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi tantangan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Di mana…

PLN Siagakan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim–Bali Selama Ramadan dan Idulfitri

PLN Siagakan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim–Bali Selama Ramadan dan Idulfitri

Jumat, 13 Mar 2026 06:27 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 06:27 WIB

Jurnas.net – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dengan menetapkan masa siaga k…

Demokrat Jatim Santuni 60 Anak Yatim, Momentum Ramadan Perkuat Konsolidasi Kader

Demokrat Jatim Santuni 60 Anak Yatim, Momentum Ramadan Perkuat Konsolidasi Kader

Kamis, 12 Mar 2026 18:07 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Partai Demokrat Jawa Timur untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat konsolidasi…