MBG Jatim Jadi Motor Pertanian dan Standar Keamanan Pangan Nasional

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MBG bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Surabaya. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MBG bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Surabaya. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur kini memasuki babak baru. Bukan lagi sekadar soal memperluas jangkauan penerima manfaat yang telah mencapai 8.415.882 jiwa, tetapi bagaimana memastikan standar mutu, keamanan pangan, sekaligus dampak ekonominya berjalan beriringan.

Dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan MBG di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa skala besar program harus diimbangi dengan standar besar dalam tata kelola.

“Skala besar harus diiringi standar besar. Sertifikasi SPPG akan terus kita maksimalkan sesuai kriteria yang distandarisasi oleh BGN,” kata Khofifah, dalam rakor yang juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Data Dinas Kesehatan Jatim per 18 Februari 2026 menunjukkan 1.214 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) atau 55,6 persen melampaui rata-rata nasional sebesar 32 persen. Tak hanya itu, penguatan standar juga terlihat dari 795 SPPG memiliki sertifikasi chef, 137 SPPG bersertifikat halal, 99 SPPG tersertifikasi HACCP, 83 SPPG menerapkan FSMS ISO 22000, dan 38 SPPG menerapkan K3 ISO 45001.

Dari total 3.339 SPPG di Jawa Timur, sebanyak 3.125 telah beroperasi dan 214 dalam tahap persiapan. Program ini melibatkan 145.946 petugas di seluruh kabupaten/kota. Langkah pengawasan juga diperketat. Dari 2.056 SPPG yang masuk sistem pengawasan kesehatan lingkungan, 1.427 telah menjalani Inspeksi Kesehatan Lingkungan, dan 91,31 persen dinyatakan memenuhi syarat. Pemeriksaan sampel lingkungan juga menunjukkan lebih dari 91 persen memenuhi standar.

Meski begitu, Pemprov Jatim tidak lengah. Menyusul masih adanya kasus keracunan pangan, dibentuk Tim Gerak Cepat (TGC) untuk memperkuat surveilans dan respons cepat, termasuk pemeriksaan air, makanan, hingga evaluasi rantai distribusi.

Di sisi lain, MBG juga menciptakan efek berganda bagi ekonomi daerah. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyebut Jawa Timur telah mencapai sekitar 82 persen target pusat. Program ini diproyeksikan menciptakan perputaran anggaran hingga Rp4,17 triliun. Sebanyak 70 persen dialokasikan untuk pembelian bahan baku produk pertanian dalam negeri, 20 persen untuk honor relawan, dan 10 persen untuk pembangunan SPPG.

Artinya, dapur-dapur MBG bukan hanya tempat memasak, tetapi juga simpul ekonomi baru yang menyerap hasil pertanian dan peternakan lokal. “Jawa Timur melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat. Ini peluang besar bagi petani dan peternak,” ujar Dadan.

Untuk memastikan keberlanjutan, Pemprov Jatim membentuk Satgas Percepatan MBG di tingkat provinsi dan mendorong pembentukan satgas di 38 kabupaten/kota. Sebanyak 167 lokasi baru diusulkan untuk pembangunan SPPG, termasuk penguatan layanan di wilayah terpencil dan kepulauan seperti Ponorogo dan Sumenep.

Khofifah menekankan fase berikutnya bukan hanya memperluas jumlah penerima, tetapi memastikan kualitas pangan, tata kelola, dan dampak ekonomi berjalan simultan. “Cakupan besar harus dibarengi pengawasan kuat dan komitmen bersama agar manfaat MBG benar-benar dirasakan secara aman dan berkualitas,” tandasnya.

Berita Terbaru

Menpar Resmikan Geopark Run Series 2026: Banyuwangi Jadi Seri Perdana Ijen Geopark Run

Menpar Resmikan Geopark Run Series 2026: Banyuwangi Jadi Seri Perdana Ijen Geopark Run

Jumat, 22 Mei 2026 19:43 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 19:43 WIB

Jurnas.net – Pemerintah pusat terus memperkuat pengembangan destinasi geopark nasional melalui sektor sport tourism. Salah satunya dengan meluncurkan Geopark R…

Polisi Tangkap Ayah Tiri di Surabaya usai Cabuli Anak Kembar Bertahun-tahun, Satu Korban Hamil

Polisi Tangkap Ayah Tiri di Surabaya usai Cabuli Anak Kembar Bertahun-tahun, Satu Korban Hamil

Jumat, 22 Mei 2026 17:06 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 17:06 WIB

Jurnas.net – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan Orang dan Objek Vital (PPO) Polda Jawa Timur menangkap seorang pria b…

LPA Jatim Larang Sekolah Paksa Wali Murid Iuran Kurban Iduladha

LPA Jatim Larang Sekolah Paksa Wali Murid Iuran Kurban Iduladha

Jumat, 22 Mei 2026 15:24 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 15:24 WIB

Jurnas.net – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, kegiatan kurban di lingkungan sekolah kembali menjadi perhatian. Pengurus Lembaga Perlindungan Anak J…

Cak Kartolo Raih Penghargaan Nasional, Ludruk Jawa Timur Resmi Jadi Memori Kolektif Bangsa

Cak Kartolo Raih Penghargaan Nasional, Ludruk Jawa Timur Resmi Jadi Memori Kolektif Bangsa

Jumat, 22 Mei 2026 13:23 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 13:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, kiprah panjang maestro ludruk Jawa Timur, Cak K…

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Magnet Wisata Dunia, Ribuan Warga Rayakan Tradisi Guyub Osing

Tumpeng Sewu Kemiren Jadi Magnet Wisata Dunia, Ribuan Warga Rayakan Tradisi Guyub Osing

Jumat, 22 Mei 2026 08:11 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 08:11 WIB

Jurnas.net – Tradisi adat Tumpeng Sewu kembali digelar meriah di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Kamis malam, 21 Mei 2026. Ribuan warga bersama w…

PKS Jatim Siapkan Puluhan Advokat Baru untuk Layani Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat

PKS Jatim Siapkan Puluhan Advokat Baru untuk Layani Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 07:31 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 07:31 WIB

Jurnas.net – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur mulai menyiapkan kader-kader advokat melalui program beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (…