Banyuwangi Raih Predikat Kinerja Tinggi, Angka Kemiskinan dan Ketimpangan Terus Menurun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam acara penyerahan hasil evaluasi LPPD di Balikpapan Sports and Convention Centre (BSCC), Kalimantan Timur. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam acara penyerahan hasil evaluasi LPPD di Balikpapan Sports and Convention Centre (BSCC), Kalimantan Timur. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam membangun daerah secara akuntabel dan berkelanjutan membuahkan hasil manis. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan Banyuwangi sebagai daerah berstatus “Kinerja Tinggi” dalam penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2024.

LPPD merupakan mekanisme evaluasi tahunan Kemendagri untuk mengukur akuntabilitas dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penilaian ini mencakup berbagai aspek penting, seperti pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi dan infrastruktur, layanan pendidikan dan kesehatan, transparansi anggaran, pelestarian lingkungan, hingga inovasi kebijakan daerah.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam acara penyerahan hasil evaluasi LPPD di Balikpapan Sports and Convention Centre (BSCC), Kalimantan Timur, Jumat, 25 April 2025.

“Hasil penilaian ini menjadi motivasi kami untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan publik. Terima kasih kepada Kemendagri, pemerintah pusat, dan Pemprov Jatim atas pendampingan dan arahannya selama ini,” kata Ipuk.

Ipuk menjelaskan, seluruh program pembangunan Banyuwangi dirancang sejalan dengan agenda nasional dan kebijakan pemerintah provinsi. Tujuannya agar setiap kebijakan berdampak nyata bagi masyarakat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama kami, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. Kami melibatkan banyak pihak dalam berbagai program strategis, baik jangka pendek maupun panjang,” ujarnya.

Baca Juga : Banyuwangi Bertekad Bangun Infrastruktur 700 KM Jalan dan 23 Jembatan di Tengah Efisiensi Anggaran

[caption id="attachment_7445" align="alignnone" width="1080"] Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam acara penyerahan hasil evaluasi LPPD di Balikpapan Sports and Convention Centre (BSCC), Kalimantan Timur. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)[/caption]

Salah satu program unggulan Banyuwangi adalah “Kanggo Riko”, yang memberikan bantuan modal usaha kepada rumah tangga miskin, terutama perempuan sebagai tulang punggung keluarga. Selain itu, ada program bantuan alat usaha, revitalisasi warung rakyat, bedah rumah, beasiswa pendidikan, dan program sosial lainnya.

Berkat program tersebut, angka kemiskinan Banyuwangi mengalami penurunan signifikan. Pada 2023, persentase penduduk miskin tercatat 7,34 persen, turun menjadi 6,54 persen pada 2024. Sementara itu, kemiskinan ekstrem berhasil ditekan dari 0,43 persen menjadi hanya 0,29 persen.

Tak hanya itu, indikator makro pembangunan lainnya turut menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi naik dari 73,79 menjadi 74,30. Sementara itu, Indeks Gini-indikator ketimpangan pendapatan-turun dari 0,351 menjadi 0,312.

“Ini semua adalah hasil kerja bersama dan dukungan masyarakat. Kami akan terus berinovasi demi kesejahteraan warga Banyuwangi,” pungkasnya.

Berita Terbaru

PSIM Perpanjang Laga Tanpa Kemenangan Usai Dibekuk Bhayangkara FC

PSIM Perpanjang Laga Tanpa Kemenangan Usai Dibekuk Bhayangkara FC

Jumat, 17 Apr 2026 19:30 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 19:30 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus rantai hasil buruk dalam lanjutan Super League 2025/2026. Bertandang di Stadion Sumpah Pemuda melawan Bhayangkara FC,…

Skandal Pungli ESDM Terbongkar, DPRD Desak Pemprov Jatim Bersih-bersih Total Perizinan Tambang

Skandal Pungli ESDM Terbongkar, DPRD Desak Pemprov Jatim Bersih-bersih Total Perizinan Tambang

Jumat, 17 Apr 2026 17:32 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 17:32 WIB

Jurnas.net – Terbongkarnya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam perizinan tambang di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, m…

Kuasa Hukum Sugiri Sancoko Hindari Substansi, Fokus Serang Dakwaan Teknis Minim Fakta

Kuasa Hukum Sugiri Sancoko Hindari Substansi, Fokus Serang Dakwaan Teknis Minim Fakta

Jumat, 17 Apr 2026 15:13 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 15:13 WIB

Jurnas.net – Alih-alih membantah substansi perkara, tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, justru memilih menyerang formil surat dakwaan …

Eri Cahyadi Luncurkan ISOPLUS Marathon 2026, Surabaya Bidik Status Kota Lari Kelas Dunia

Eri Cahyadi Luncurkan ISOPLUS Marathon 2026, Surabaya Bidik Status Kota Lari Kelas Dunia

Jumat, 17 Apr 2026 14:33 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:33 WIB

Jurnas.net – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi membuka ISOPLUS Marathon 2026. Peluncuran ini menjadi sinyal kuat ambisi Surabaya menegaskan diri sebagai k…

Tandang ke Lampung, PSIM Yogyakarta Waspadai Transisi Cepat Bhayangkara FC

Tandang ke Lampung, PSIM Yogyakarta Waspadai Transisi Cepat Bhayangkara FC

Jumat, 17 Apr 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:48 WIB

Jurnas.net – Skuad PSIM Yogyakarta dijadwalkan melakoni laga tandang lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada Jumat, 17 Apr…

Mandiling Hidupkan Rindu Perantau, Warga Bawean Sulap Gresik Jadi Panggung Budaya

Mandiling Hidupkan Rindu Perantau, Warga Bawean Sulap Gresik Jadi Panggung Budaya

Jumat, 17 Apr 2026 09:23 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 09:23 WIB

Jurnas.net - Di tengah hiruk-pikuk kawasan Bandar Grissee, suasana mendadak berubah hangat. Bukan sekadar pertunjukan, seni musik Mandiling asal Pulau Bawean…