Skandal Bank Jatim Bayangi Opini WTP Pemprov, DPRD Jatim Desak Khofifah Serius Bersih-bersih BUMD

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Pusat Bank Jatim di Jalan Basuki Rahmat Surabaya. (Istimewa)
Kantor Pusat Bank Jatim di Jalan Basuki Rahmat Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mendesak Gubernur Jatim Khofifaj Indar Parawansa, bersih-bersih Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khususnya di Bank Jatim. Pasalnya, di tengah capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2024, terdapat kasus skandal kredit fiktif senilai Rp569,4 miliar di Bank Jatim Cabang Pembantu (Capem) Jakarta.

"Kami minta Gubernur turun tangan langsung. Bersih-bersih bukan hanya di permukaan, tapi sampai ke akar," kata Juru Bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Agus Cahyono, Kamis, 15 Mei 2025.

Agus menegaskan bahwa capaian WTP tak boleh membutakan mata, terhadap praktik moral hazard di lingkup BUMD di Jatim. Menurutnya, WTP hanyalah indikator administratif, bukan capaian prestasi.

"WTP hanyalah indikator administratif. Tapi jika ada kebocoran seperti kredit fiktif ini, maka kita sedang memupuk ilusi bersih di atas kebobrokan," ucapnya.

Menurut Agus, dana kredit tersebut seharusnya digunakan untuk proyek-proyek produktif melalui fasilitas kredit modal kerja. Namun, fakta yang terungkap menunjukkan proyek-proyek tersebut, tidak pernah ada alias fiktif dan berpotensi kerugian keuangan daerah pun membengkak.

"Maka itu kami mendorong audit menyeluruh dan reformasi tata kelola keuangan, tidak hanya di lingkup organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga di BUMD seperti Bank Jatim," tandasnya.

Baca Juga : Skandal Rp569 Miliar Bank Jatim Mengambang: Rekomendasi DPRD Terkunci di Meja Pimpinan DPRD Jatim

Senada dengan itu, Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jatim 2024, Hasan Irsyad, yang menuntut perbaikan serius dari jajaran komisaris dan direksi Bank Jatim.

"Prinsip good and clean corporate governance harus diterapkan secara nyata, bukan hanya jargon di laporan tahunan (WTP)," kata Hasan.

Tak hanya soal kredit fiktif, Hasan juga mencatat lemahnya realisasi investasi di Jatim pada tahun 2024. Dari target Rp115 triliun, realisasi hanya mencapai Rp111,4 triliun.

"Untuk itu, kami merekomendasikan pemberian insentif bagi perusahaan yang menyerap tenaga kerja besar, serta disinsentif atau sanksi bagi perusahaan yang melakukan PHK semena-mena," pungkas politisi Golkar itu.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…