Imigrasi Surabaya Tindak 57 WNA Melanggar Izin Tinggal, Satu Kasus Masuk Pro Justitia

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya merilis kasus investasi fiktif oleh WNA Asal Tiongkok. (Insani/Jurnas.net)
Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya merilis kasus investasi fiktif oleh WNA Asal Tiongkok. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Jawa Timur, memberikan tindakan administratif keimigrasian terhadap 57 Warga Negara Asing (WNA). Ini lantaran mereka melanggar aturan izin tinggal dan keimigrasian di Indonesia.

"Satu dari puluhan kasus itu telah dilimpahkan ke tahap pro justitia. Ini bentuk keseriusan kami dalam menindak pelanggaran berat," kata Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, Kamis, 22 Mei 2025.

Adapun puluhan WNA itu berasal dari berbagai negara, yakni 19 orang dari China, Malaysia 16 orang. Sisanya berasal dari Korea Selatan, Prancis, Taiwan, Tajikistan, Thailand (masing-masing 4 orang), Amerika Serikat, Tunisia (masing-masing 2 orang), serta Belgia dan Rusia (masing-masing 1 orang).

Agus menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian tidak hanya dilakukan sebagai kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari upaya menjaga integritas dan keamanan wilayah.

"Kami tidak hanya memberikan pelayanan, tapi juga menjaga integritas wilayah melalui pengawasan yang aktif dan terukur,” jelasnya.

Baca Juga : Imigrasi Surabaya Amankan WNA Tiongkok Kasus Investasi Fiktif Guna Dapat Izin Tinggal

Selain pengawasan, lanjut Agus, Imigrasi Surabaya juga terus berinovasi dalam pelayanan. Hingga pertengahan Mei 2025, sebanyak 36.073 paspor telah diterbitkan, dan 1.303 permohonan izin tinggal WNA berhasil dilayani.

Imigrasi Surabaya juga menghadirkan Immigration Lounge di Ciputra World Surabaya untuk melayani masyarakat dengan akses premium dan kenyamanan lebih di tengah pusat perbelanjaan. "Pelayanan ini tersebar di kantor induk, Unit Layanan Paspor (ULP), dan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Sidoarjo dan Mojokerto," katanya.

Lalu lintas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Juanda meningkat pesat pascapandemi. Dalam lima bulan terakhir, tercatat 384 WNI ditunda keberangkatannya karena diduga sebagai Pekerja Migran Non-Prosedural (PMI NP). Selain itu, 14 WNA ditolak masuk karena tidak memenuhi ketentuan keimigrasian.

"Untuk peningkatkan efisiensi, ada 28 unit autogate telah dioperasikan di Bandara Juanda, untuk mempercepat proses pemeriksaan tanpa mengurangi selektivitas," pungkasnya.

Berita Terbaru

Diterjang Hujan dan Puting Beliung, PLN UIT JBM Gerak Cepat Pulihkan Transmisi Surabaya

Diterjang Hujan dan Puting Beliung, PLN UIT JBM Gerak Cepat Pulihkan Transmisi Surabaya

Rabu, 11 Feb 2026 18:35 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Hujan deras disertai petir dan angin puting beliung yang melanda Kota Surabaya, Selasa malam (10/2), mengakibatkan gangguan serius pada jaringan…

Memikul Kota dalam Diam: Selamat Jalan Mas Awi

Memikul Kota dalam Diam: Selamat Jalan Mas Awi

Rabu, 11 Feb 2026 13:58 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 13:58 WIB

Jurnas.net - Hidup tak pernah benar-benar mudah bagi Adi Sutarwijono (biasa dipanggil Awi atau Adi). Namun beliau memilih menjalaninya dengan kepala tegak dan…

Dari Desa di Bawean ke Pimpinan Pusat BAZNAS, Jejak Pengabdian Syarifuddin untuk Negeri

Dari Desa di Bawean ke Pimpinan Pusat BAZNAS, Jejak Pengabdian Syarifuddin untuk Negeri

Rabu, 11 Feb 2026 12:37 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 12:37 WIB

Jurnas.net - Pulau Bawean kembali menorehkan kebanggaan. Dari Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, lahir seorang putra daerah yang kini…

Banyuwangi Kunci Inflasi dari Hulu: Ipuk Gerakkan 4K dan 97 Toko Inflasi Jelang Ramadan

Banyuwangi Kunci Inflasi dari Hulu: Ipuk Gerakkan 4K dan 97 Toko Inflasi Jelang Ramadan

Rabu, 11 Feb 2026 11:24 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 11:24 WIB

Jurnas.net - Menjelang Ramadan dan Idulfitri, banyak daerah fokus pada operasi pasar saat harga mulai melonjak. Namun di Banyuwangi, pendekatan yang ditempuh…

Gus Atho Siap Perjuangkan Insentif Guru TPQ dan Perbaikan Jalan Desa di Mojokerto

Gus Atho Siap Perjuangkan Insentif Guru TPQ dan Perbaikan Jalan Desa di Mojokerto

Rabu, 11 Feb 2026 10:29 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:29 WIB

Jurnas.net - Reses bukan sekadar agenda rutin legislatif. Bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, Ahmad Athoillah (Gus Atho), reses adalah…

Harga Lebih Murah Jelang Puasa, Gerakan Pangan Murah Pemkot Surabaya Ludes Diserbu Warga

Harga Lebih Murah Jelang Puasa, Gerakan Pangan Murah Pemkot Surabaya Ludes Diserbu Warga

Rabu, 11 Feb 2026 07:12 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 07:12 WIB

Jurnas.net - Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis…