Warga Madura Batalkan Demo Asalkan Pemkot Surabaya Tak Timbulkan Stigma Suku

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Madura mengatasnamakan Forum Solidaritas Madura Indonesia (FSMI) mengumumkan rencana aksi demonstrasi besar-besaran. (Tangkapan layar)
Warga Madura mengatasnamakan Forum Solidaritas Madura Indonesia (FSMI) mengumumkan rencana aksi demonstrasi besar-besaran. (Tangkapan layar)

Jurnas.net - Forum Solidaritas Madura Indonesia (FSMI) memutuskan membatalkan untuk menggelar aksi unjuk rasa yang semula direncanakan digelar lima hari di Balai Kota Surabaya. Pembatalan tersebut dilakukan setelah FSMI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, mencapai kesepahaman terkait isu video juru parkir liar yang dinilai menyudutkan salah satu suku.

Koordinator FSMI, Baihaki Akbar, menyatakan bahwa keputusan itu diambil demi menjaga kerukunan sosial, setelah adanya pertemuan antara FSMI dan jajaran Pemkot Surabaya, Jumat malam, 13 Juni 2025.

“Setelah berdiskusi, kami sepakat untuk tidak melanjutkan aksi. Kami juga menyampaikan kepada Wali Kota agar ke depan tidak lagi membuat konten video yang berpotensi membentuk opini negatif terhadap satu suku tertentu,” kata Baihaki, Sabtu, 14 Juni 2025.

Baca Juga : Warga Madura Ancam Lumpuhkan Surabaya 5 Hari Gegara Penertiban Jukir

Ia menjelaskan bahwa video jukir liar yang sempat viral beberapa waktu lalu, menimbulkan kegaduhan di media sosial karena dianggap menyinggung etnis tertentu. Dia menegaskan bahwa perilaku negatif oknum tidak bisa digeneralisasi kepada seluruh kelompok etnis.

“Tidak semua orang dari Suku Madura bertindak seperti itu. Oleh karena itu, kami berharap tidak ada lagi konten-konten yang bisa memunculkan stigma atau memperkeruh hubungan antarwarga,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkot dan FSMI membahas secara mendalam persoalan penertiban dan penataan lahan parkir, khususnya di area toko-toko modern yang kerap menjadi lokasi praktik jukir liar. FSMI juga menyampaikan dukungan terhadap berbagai program Pemkot Surabaya yang dinilai berdampak positif bagi masyarakat.

"Kami mendukung semua program pemerintah kota yang bertujuan menyejahterakan warga. Ini bentuk nyata penghormatan kami terhadap kerja pemerintah daerah,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons tren peningkatan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai terdeteksi di awal 2026.…

Tiga Gedung Cagar Budaya Lenyap, Pemkab Gresik Dituding Tutup Mata 

Tiga Gedung Cagar Budaya Lenyap, Pemkab Gresik Dituding Tutup Mata 

Jumat, 30 Jan 2026 10:22 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 10:22 WIB

Jurnas.net - Penghancuran bangunan cagar budaya di kawasan belakang Kantor Pos Gresik Pelabuhan kian memantik kemarahan warga. Tak hanya satu, tiga gedung…

186 Nelayan Muncar Resmi Miliki Sertifikat Tanah, Ipuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pesisir

186 Nelayan Muncar Resmi Miliki Sertifikat Tanah, Ipuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pesisir

Jumat, 30 Jan 2026 09:08 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 09:08 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat pesisir melalui pemberian kepastian hukum atas aset tanah nelayan.…