Jurnas.net - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus mengusut dugaan korupsi dana hibah dan belanja modal di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur tahun anggaran 2017. Dalam proses penyidikan yang telah berlangsung intensif, Kejati telah memeriksa 42 saksi, termasuk dua pejabat kunci, yakni Kepala Dinas Pendidikan Jatim periode lama, Saiful Rachman, serta pejabat penggantinya, Aries Agung Paewai.
“Betul, baik Kepala Dinas yang lama maupun yang baru sudah kami periksa,” kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Saiful Bahri Siregar, Selasa, 15 Juli 2025.
Dari hasil penyelidikan, Kejati menemukan berbagai kejanggalan dalam proses penyaluran bantuan hibah. Salah satu temuan menonjol adalah ketidaksesuaian antara jenis bantuan dengan kebutuhan riil sekolah penerima. Contohnya, sebuah SMK berbasis teknologi informatika justru mendapatkan alat otomotif, yang sama sekali tidak relevan dengan program keahlian sekolah.
“Ini kan tidak nyambung, sekolah IT kok dapat alat otomotif, kan janggal gak masuk akal," katanya.
Lebih lanjut, penyidik juga menemukan adanya bantuan yang disalurkan ke sekolah tanpa melalui pengajuan proposal. Bantuan tersebut diduga berasal dari stok sisa pengadaan tahun sebelumnya, bukan dari perencanaan anggaran tahun berjalan. Praktik ini menimbulkan indikasi manipulasi dalam penggunaan dana hibah pendidikan.
Baca Juga : Kejati Jatim Periksa 30 Kepsek Kasus Skandal Dana Hibah Rp65 Miliar Untuk 25 SMK
Bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejati kini tengah menghitung potensi kerugian keuangan negara. Total nilai anggaran yang sedang diusut mencakup belanja hibah lebih dari Rp60 miliar dan belanja modal senilai Rp100 miliar, dengan total kontrak mencapai sekitar Rp170 miliar.
“Jika nilai kerugian sudah disepakati bersama BPKP, kami akan lanjutkan ke tahap penetapan tersangka,” tegasnya.
Sebelumnya, Kejati Jatim juga membongkar kasus korupsi serupa dalam pengadaan alat kesenian untuk SMK swasta. Saat itu, anggaran Rp2,6 miliar per sekolah hanya diwujudkan dalam bentuk alat senilai sekitar Rp2 juta, menimbulkan kecurigaan adanya mark-up anggaran besar-besaran.
Dalam kasus terbaru ini, 42 saksi telah diperiksa, termasuk 17 kepala SMK penerima bantuan serta Hudiono, mantan Kepala Bidang SMK yang merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada tahun 2017.
"Kami pastikan proses penyidikan ini dilakukan secara bertahap, transparan, dan akuntabel. Semua perkembangan akan kami sampaikan ke publik,” pungkasnya.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…