Golkar Jatim: Putusan MK Soal Pemilu Terpisah Bukan Keputusan Kecil

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan Pemilu nasional dan Pemilu daerah mulai tahun 2029 sebagai keputusan strategis yang akan membawa dampak besar pada peta politik Indonesia. Namun, ia menegaskan hingga saat ini keputusan tersebut masih dalam tahap pembahasan di internal fraksi-fraksi DPR RI dan belum ada sikap resmi yang diambil.

“Sejauh ini kami masih menunggu karena proses pembahasan masih berjalan di DPR RI. Belum ada keputusan final,” kata Ali Mufthi di Surabaya, Senin, 18 Agustus 2025.

Putusan MK tersebut mengatur agar Pemilu nasional yang meliputi pemilihan presiden dan legislatif dipisahkan dari Pemilu daerah (pilkada). Isu ini memicu perdebatan luas, baik di kalangan politisi maupun pengamat politik.

Baca Juga : Perjalanan Ali Mufthi, Mulai ber- HMI dan Menuju Senayan Hingga Kini Pimpin Golkar Jatim

Sebagian pihak menilai pemisahan pemilu akan membuat isu-isu lokal lebih mendapat perhatian, sekaligus memperkuat demokrasi daerah. Namun, tak sedikit yang mengkhawatirkan tingkat partisipasi masyarakat bisa menurun akibat adanya kompleksitas teknis dan potensi kebingungan publik.

Ali Mufthi menegaskan bahwa Golkar Jawa Timur mendorong adanya sinergi antarpartai dalam merespons putusan MK tersebut. Menurutnya, arah baru penyelenggaraan pemilu ini akan memengaruhi strategi kampanye, pola partisipasi masyarakat, hingga dinamika demokrasi di tingkat lokal.

“Ini bukan keputusan kecil. Semua partai harus terlibat dalam mendefinisikan arah baru ini. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersabar dan menunggu hasil pembahasan resmi di DPR,” tegasnya.

Berita Terbaru

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Jurnas.net - Akses layanan kesehatan rujukan kembali menjadi persoalan bagi warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Seorang ibu hamil berusia 39…

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…