Refleksi Hari Santri, Ali Mufthi: Pesantren Bentuk Karakter Bangsa, Bukan Sekadar Tempat Belajar Agama

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, dalam acara Istighosah dan Refleksi Hari Santri Nasional yang digelar bersamaan dengan peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Kabupaten Mojokerto. (DPD Golkar Jatim)
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, dalam acara Istighosah dan Refleksi Hari Santri Nasional yang digelar bersamaan dengan peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Kabupaten Mojokerto. (DPD Golkar Jatim)

Jurnas.net - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani nilai-nilai santri sebagai dasar membangun karakter bangsa yang berakhlak dan bermoral tinggi. Hal itu ia sampaikan dalam acara Istighosah dan Refleksi Hari Santri Nasional yang digelar bersamaan dengan peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Kabupaten Mojokerto, Kamis malam, 23 Oktober 2025.

“Santri adalah sosok yang dididik dengan keikhlasan, ketulusan, kesederhanaan, namun memiliki etos kerja dan heroisme tinggi bagi agama dan bangsa. Inilah karakter yang harus kita pertahankan,” kata Ali Mufhti, dalam sambutannya.

Ia menuturkan pengalamannya selama enam tahun menempuh pendidikan di pesantren telah membentuk kemandirian dan karakter kuat dalam dirinya. “Saya bisa masak, mencuci piring, mencuci baju karena pesantren mendidik kita untuk mandiri. Itulah pendidikan hidup yang membentuk moral dan etika,” ucapnya.

Baca Juga : Ketua Golkar Jatim Ali Mufthi Dekatkan Diri ke Pesantren: Disambut Hangat K.H. Ahmad Siddiq

[caption id="attachment_8859" align="alignnone" width="1080"] Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, dalam acara Istighosah dan Refleksi Hari Santri Nasional yang digelar bersamaan dengan peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Kabupaten Mojokerto. (DPD Golkar Jatim)[/caption]

Ali menekankan bahwa hilangnya nilai-nilai santri dalam kehidupan bangsa sama artinya dengan hilangnya moralitas dan akhlak. “Kalau kita tidak mendefinisikan diri sebagai santri, kita kehilangan jati diri dan karakter. Karena pesantrenlah yang menanamkan keikhlasan dan ketulusan itu,” jelasnya.

Ia berharap semangat santri dapat terus diwariskan lintas generasi. “Kita semua sejatinya adalah santri yang mengabdikan hidup untuk masyarakat. Bangga jadi santri, dan semoga kita semua tetap istiqamah menjadi santri,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jurnas.net - Upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri terus diperkuat Pemerintah Kota…

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jurnas.net - Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menegaskan komitmennya mendorong kebangkitan ekonomi Pulau Bawean melalui sejumlah program prioritas dan…

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada keterlibatan unsur eksekutif dalam perkara dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat…

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jurnas.net - Transformasi pengelolaan sampah di Banyuwangi memasuki babak baru. Komitmen daerah ini membangun sistem persampahan sirkular terintegrasi mendapat…

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jurnas.net - Di balik hiruk-pikuk Kota Pahlawan, Kartimah (87) menjalani hari tuanya dalam kesunyian. Ia bertahan hidup seorang diri di sebuah gubuk sempit…

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jurnas.net - Holding BUMN Danareksa terus mendorong transformasi kawasan industri agar semakin kompetitif dan berdaya saing nasional. Upaya ini menjadi bagian…