Golkar Jadi Pioner Rumah Aspirasi Pertama di Indonesia: Inisiatif Baru Menyerap Suara Rakyat

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, di sela meresmikan Rumah Aspirasi. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, di sela meresmikan Rumah Aspirasi. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Partai Golkar menjadi partai politik pertama di Indonesia yang menggagas pembentukan Rumah Aspirasi sebagai wadah interaksi langsung antara partai dan masyarakat. Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi menegaskan, program ini merupakan terobosan penting yang diinisiasi oleh Sekjen Partai Golkar dan kini mulai dijalankan di Jawa Timur sebagai pelopor nasional.

“Ini pertama di Indonesia. Rumah aspirasi adalah inisiatif Sekjen Partai Golkar untuk mempercepat respon terhadap aspirasi rakyat,” kata Ali Mufthi, saat meresmikan Rumah Aspirasi DPD Partai Golkar Jawa Timur di Surabaya, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Ali menjelaskan, secara simbolik Rumah Aspirasi merupakan manifestasi fungsi kepartaian dalam menyalurkan suara rakyat. “Partai itu artikulasi suara rakyat. Jadi rumah aspirasi ini adalah bentuk konkret dari fungsi partai yang sebenarnya,” jelasnya.

Baca Juga : Golkar Jatim Resmikan Rumah Aspirasi: Wujud Konkret Jaga Suara dan Harapan Rakyat

Golkar, lanjut Ali, sejak lama telah berperan sebagai partai yang terbuka dan responsif terhadap isu publik. Melalui Rumah Aspirasi, partai berlambang pohon beringin itu ingin memperkuat perannya sebagai rumah besar seluruh golongan.

“Golkar adalah partai tengah yang menjaga Pancasila dan terbuka bagi semua kalangan. Sekarang dengan rumah aspirasi, partai makin dekat dengan rakyat,” ujarnya.

Ali menegaskan, aspirasi yang masuk tidak hanya dicatat, tetapi akan dikawal hingga tuntas. “Kami punya fraksi dan perangkat partai di lembaga legislatif. Mereka wajib memperjuangkan suara rakyat, karena itu bagian dari sumpah jabatan,” tandasnya.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…