Relawan Pilar 08: Armuji Main Isu BBM Serang Pemerintahan Prabowo

author Budi Warsito

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, saat sidak ke SPBU Rajawali Surabaya. (Istimewa)
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, saat sidak ke SPBU Rajawali Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Langkah Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang melakukan sidak ke SPBU namun disebut botol berisi BBM yang ditunjukkan berasal dari luar SPBU, dinilai oleh kalangan relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah politik yang seolah didesain melunturkan kepercayaan rakyat kepada pemerintah.

Ketua Umum kelompok relawan pendukung Prabowo Subianto Pilar 08, Kanisius Karyadi, menilai tindakan Armuji yang langsung memviralkan temuan dugaan kelangkaan BBM tanpa koordinasi dengan pihak Pertamina maupun lembaga terkait merupakan bentuk manuver politik yang tidak produktif.

"Langkah Armuji dengan konten ini tentu sangat merugikan. Karena belum ada pengecekan intensif dan valid dari berbagai pemangku kepentingan, tapi sudah dikontenkan dan diviralkan,” kata Kanisius, Selasa, 4 November 2025.

Menurutnya, sikap Armuji bukan hanya menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha energi, tetapi juga berupaya mengkritik kebijakan pemerintah pusat melalui isu Pertamina.

"Tindakan seperti ini justru saling menghadapkan antar pemangku kekuasaan. Armuji adalah pejabat di bawah sistem pemerintahan Prabowo, seharusnya mencari solusi antar lembaga, bukan asal main konten demi viral,” tegas Kanisius.

BACA JUGA : Gila! Napi Lapas Porong Kendalikan Peredaran Sabu: Tiga Srikandi Divonis 6,5 Tahun

Kanisius menilai, langkah Armuji justru bisa dimaknai sarat dengan muatan politik yang berupaya melontarkan kritik kebijakan pemerintah pusat melalui isu Pertamina. Armuji yang merupakan politisi PDIP seharusnya fokus membangun kembali kepercayaan publik, dengan membantu warga secara konkret, bukan dengan memainkan isu yang berpotensi memecah hubungan antar lembaga pemerintahan.

"Publik bisa melihatnya sebagai upaya politisasi isu BBM, bukan kerja nyata. Pejabat seharusnya benar-benar hadir menyelesaikan problem kerakyatan, bukan memancing opini publik lewat konten viral seperti yang dilakukan Armuji,” ujarnya.

Ia juga menilai langkah Armuji bisa dibaca sebagai bentuk kritik simbolik terhadap kekuasaan Prabowo. 

Seperti ramai diberitakan, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan sidak setelah ramai info sejumlah warga mengaku sepeda motornya ”brebet” dan mogok setelah mengisi Pertalite di SPBU Rajawali. Armuji mengunjungi SPBU tersebut dan sempat memperlihatkan sebuah botol plastik berisi cairan hijau dan bening yang disebut-sebut merupakan Pertalite tercampur air.

Supervisor SPBU Rajawali, Budi Susetyo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) sepanjang hari kejadian saat Armuji sidak. Hasilnya, tidak ditemukan pengendara yang membawa botol tersebut melakukan pengisian BBM di lokasi.

"Dari hasil rekaman CCTV, tidak ada pengendara yang mengisi BBM sambil membawa botol itu. Diduga, botol tersebut memang dibawa dari luar. Saat kami tanya, orangnya tidak menjawab lalu pergi begitu saja," jata Budi saat ditemui awak media dikutip Sabtu (1/11). 

Budi mengungkapkan, pengendara yang membawa botol itu sempat menunjukkan isi botol kepada Armuji, namun kemudian langsung kabur tanpa jadi mengisi BBM. Karena itu, pihak SPBU menduga cairan dalam botol bukan berasal dari tangki SPBU Rajawali.

Berita Terbaru

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Jurnas.net - Dinamika penyusunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menjadi sorotan setelah Rapat Formatur Pertama digelar. Salah…

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan insentif kepada ratusan guru rohani lintas agama sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan…

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengamankan kembali aset berupa lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan…