Guru Dianiaya: Suami Anggota DPRD Trenggalek Resmi Jadi Tersangka

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi guru dianiaya. (Hukumonline)
Ilustrasi guru dianiaya. (Hukumonline)

Jurnas.net - Kasus penganiayaan terhadap guru SMPN 1 Trenggalek berbuntut panjang. Satreskrim Polres Trenggalek resmi menetapkan A, suami dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, sebagai tersangka setelah serangkaian pemeriksaan dan gelar perkara.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, membenarkan penetapan status tersangka tersebut. Ia menyebut, penyidik telah mengantongi alat bukti yang cukup terkait dugaan tindak kekerasan terhadap guru bernama Eko Prayitno, pengajar mata pelajaran Seni Budaya di SMPN 1 Trenggalek.

"Kami sudah melaksanakan gelar perkara dan menetapkan A sebagai tersangka penganiayaan guru. Yang bersangkutan sudah kami tahan di Mapolres,” kata Eko, Rabu, 5 November 2025.

Kasus ini bermula ketika Eko Prayitno menyita telepon genggam seorang siswa yang kedapatan menggunakannya saat jam pelajaran. Siswa tersebut ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan tersangka. Tidak terima dengan tindakan guru, tersangka mendatangi rumah korban dan melakukan pemukulan.

Baca Juga : Guru SMP Trenggalek Dianiaya Kakak Siswa Usai Sita Ponsel: Kini Polisi Tahan Pelaku

Menurut Eko, salah satu pemicu emosi keluarga tersangka adalah kesalahpahaman terkait kondisi telepon genggam yang disita. Keluarga sempat menuding guru telah merusak ponsel tersebut. Namun hasil pemeriksaan polisi memastikan ponsel itu dalam kondisi baik dan tidak rusak.

"HP-nya normal, tidak ada kerusakan. Sudah kami amankan juga sebagai barang bukti,” tandas Eko.

Akibat perbuatannya, tersangka A dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan, dengan ancaman hukuman pidana penjara hingga 2 tahun 8 bulan.

Berita Terbaru

Surabaya Tambah Bantuan Bencana: Empat Truk Logistik Diterbangkan ke Sumatera dan Aceh

Surabaya Tambah Bantuan Bencana: Empat Truk Logistik Diterbangkan ke Sumatera dan Aceh

Sabtu, 06 Des 2025 14:45 WIB

Sabtu, 06 Des 2025 14:45 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengokohkan perannya sebagai salah satu pusat logistik kemanusiaan terbesar di Indonesia. Setelah sukses…

PLN Jatim Kirim Pasukan Teknis Percepat Pemulihan Listrik Pascabencana Aceh

PLN Jatim Kirim Pasukan Teknis Percepat Pemulihan Listrik Pascabencana Aceh

Sabtu, 06 Des 2025 12:11 WIB

Sabtu, 06 Des 2025 12:11 WIB

Jurnas.net - Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh tak hanya memutus akses jalan dan melumpuhkan aktivitas warga, tetapi juga memadamkan jaringan…

Jatim Mengetuk Pintu Langit: Salat Ghaib dan Doa untuk Korban Bencana Sumatera

Jatim Mengetuk Pintu Langit: Salat Ghaib dan Doa untuk Korban Bencana Sumatera

Sabtu, 06 Des 2025 10:34 WIB

Sabtu, 06 Des 2025 10:34 WIB

Jurnas.net - Ribuan warga Jawa Timur melaksanakan salat ghaib, bagi para korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Salat…

Banyuwangi Jadi Role Model Nasional untuk Digitalisasi Bansos 2026

Banyuwangi Jadi Role Model Nasional untuk Digitalisasi Bansos 2026

Sabtu, 06 Des 2025 09:27 WIB

Sabtu, 06 Des 2025 09:27 WIB

Jurnas.net - Transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) memasuki babak baru. Setelah melalui tahap piloting yang sukses di Banyuwangi,…

Golkar Jatim Percepat Musda di 38 Daerah Jelang Agenda Politik 2026

Golkar Jatim Percepat Musda di 38 Daerah Jelang Agenda Politik 2026

Sabtu, 06 Des 2025 08:19 WIB

Sabtu, 06 Des 2025 08:19 WIB

Jurnas.net - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menyampaikan bahwa konsolidasi internal Golkar di tingkat daerah terus menunjukkan progres…

Strategi Surabaya Target Zero Kasus Stunting Baru 2027: Intervensi Pranikah Jadi Fokus Utama

Strategi Surabaya Target Zero Kasus Stunting Baru 2027: Intervensi Pranikah Jadi Fokus Utama

Sabtu, 06 Des 2025 07:18 WIB

Sabtu, 06 Des 2025 07:18 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini mengubah pendekatan penanganan stunting dari yang selama ini berfokus pada intervensi balita menjadi…