Guru SMP Trenggalek Dianiaya Kakak Siswa Usai Sita Ponsel: Kini Polisi Tahan Pelaku

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi guru dianiaya. (hukumonline)
Ilustrasi guru dianiaya. (hukumonline)

Jurnas.net - Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menahan seorang pria berinisial A (27) setelah melakukan penganiayaan terhadap guru SMP Negeri 1 Trenggalek, Eko Prayitno (37). Pelaku menyerang korban karena tidak terima ponsel adiknya disita saat jam pelajaran.

Kasus ini bermula saat Eko sedang mengajar dan memberi tugas yang memperbolehkan siswa menggunakan ponsel untuk mencari bahan pelajaran. Namun, salah satu siswi berinisial NA kedapatan memakai ponselnya di luar konteks pembelajaran. Eko kemudian menegur dan menyita ponsel itu untuk diserahkan kepada bagian kesiswaan.

NA lantas mengadu kepada kakaknya, A, dan menuduh sang guru merusak ponselnya. Pelaku yang tersulut emosi mendatangi rumah Eko dan langsung memukuli korban tanpa memberi kesempatan untuk menjelaskan. Akibat serangan itu, Eko mengalami luka di wajah dan lebam di pipi.

“Pelaku datang langsung melakukan kekerasan terhadap korban. Korban tidak sempat memberikan klarifikasi. Motifnya karena laporan adik pelaku terkait penyitaan HP,” kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro, Rabu, 5 November 2025.

Baca Juga : Guru SMP Labschool Unesa Banting Siswa Saat Turnamen Bakal Disanksi Berat

Polisi telah memeriksa empat saksi dan mengamankan dua alat bukti. “Tersangka sudah kami tahan sejak tadi malam setelah penetapan status tersangka kemarin sore,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka A dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara. Kini, tersangka ditahan di Polres Trenggalek, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berita Terbaru

Rekam Jejak Ahmad Sahroni di Komisi III DPR Sebelum Nonaktif, Pernah Kejar Kasus Sambo dan Teddy Minahasa

Rekam Jejak Ahmad Sahroni di Komisi III DPR Sebelum Nonaktif, Pernah Kejar Kasus Sambo dan Teddy Minahasa

Sabtu, 21 Feb 2026 21:24 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 21:24 WIB

Jurnas.net - Kembalinya Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menuai reaksi beragam dari masyarakat. Sejumlah pihak mengapresiasi kembalinya…

Khofifah Klaim Pasokan dan Harga Kebutuhan Pokok Tetap Stabil di Bulan Ramadan

Khofifah Klaim Pasokan dan Harga Kebutuhan Pokok Tetap Stabil di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:24 WIB

Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Larangan, Jl. Sunandar Priyo Sudarmo,…

Pemkot Surabaya: Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Model Pengelolaan Pangan Terpadu

Pemkot Surabaya: Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Model Pengelolaan Pangan Terpadu

Sabtu, 21 Feb 2026 11:42 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan kembali komitmennya dalam menjalankan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara aman, tertib, dan…

Khofifah Resmikan Jembatan Bubak, Warga Gondang Sambut Harapan Baru untuk Mobilitas dan UMKM

Khofifah Resmikan Jembatan Bubak, Warga Gondang Sambut Harapan Baru untuk Mobilitas dan UMKM

Sabtu, 21 Feb 2026 10:27 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Peresmian Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, menjadi lebih dari sekadar acara seremonial. Jembatan yang sempat putus akibat…

Pemkot Surabaya Bangun Sistem Lawan Narkoba: Dari Kampung hingga Sekolah

Pemkot Surabaya Bangun Sistem Lawan Narkoba: Dari Kampung hingga Sekolah

Sabtu, 21 Feb 2026 09:21 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:21 WIB

Jurnas.net - Penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Surabaya atas komitmen mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) bukan sekadar seremoni. Di balik…

Pemkot Surabaya Sasar Perumahan Elite untuk Tuntaskan DTSEN, Libatkan REI dan Apersi

Pemkot Surabaya Sasar Perumahan Elite untuk Tuntaskan DTSEN, Libatkan REI dan Apersi

Sabtu, 21 Feb 2026 08:12 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 08:12 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penyelesaian pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan target menuntaskan 181.867 Kartu…