Rekam Jejak Ahmad Sahroni di Komisi III DPR Sebelum Nonaktif, Pernah Kejar Kasus Sambo dan Teddy Minahasa

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (Istimewa)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (Istimewa)

Jurnas.net - Kembalinya Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menuai reaksi beragam dari masyarakat. Sejumlah pihak mengapresiasi kembalinya Sahroni karena sebelum dinonaktifkan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), sejumlah kasus strategis yang berada dalam lingkup pengawasan Komisi III mendapat atensi dan pengawalan ketat darinya.

Selama menjabat, Sahroni dikenal vokal dalam isu-isu penegakan hukum, pemberantasan narkotika, serta pengawasan terhadap aparat penegak hukum. Mereka berharap kehadiran Sahroni kembali dapat memperkuat fungsi kontrol parlemen terhadap institusi-institusi mitra Komisi III. 

“Pak Sahroni bukan orang sombong. Dia bersedia meluangkan waktu untuk ngobrol bersama warga. Beberapa kali ngobrol tentang situasi di DPR RI, saya menilai keberpihakannya sangat kuat kepada masyarakat,” kata Ketua RW 9 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Eka Kurniawan saat diwawancarai, Sabtu, 21 Februari 2026.

Saat masih menjabat sebagai wakil ketua Komisi III DPR RI, kata Eka, Sahroni memang getol mengawal kasus-kasus yang jadi perhatian publik. Dalam kasus pembunuhan berencana yang melibatkan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo misalnya, Sahroni mendesak agar Sambo diperlihatkan ke muka publik. Saat itu, publik menuntut transparansi penanganan karena besarnya kecurigaan masyarakat. 

Hingga akhirnya terungkap bahwa Sambo yang mendalangi pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat, dalam kasus yang kemudian mengguncang institusi kepolisian dan menjadi perhatian nasional.

Begitu juga dalam kasus penyelundupan sabu-sabu 1 ton yang melibatkan Irjen Pol Teddy Minahasa. Sahroni meminta Polri tidak memihak dan melindungi Teddy. Sahroni juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit yang mencopot, menangkap, dan mengadili Teddy yang merupakan seorang jenderal di institusinya. 

Selain itu, kata Eka, sebagai tokoh masyarakat Kebon Bawang, Ahmad Sahroni sangat peduli terhadap lingkungan. Hampir setiap minggu Ahmad Sahroni bagi-bagi ke anak yatim piatu. Ada juga jumat berkah yang dibagikan ke warga. "Bahkan dulu tiga hari setelah dijarah, tetap bagi-bagi sembako. Ibaratnya kan habis kena musibah, tapi tetap perhatian ke warga sekitar," jelasnya. 

Makanya dia heran dengan yang terjadi di media sosial. "Itu kan orang luar semua tidak tahu. Seperti yang di TikTok menjelekkan Pak Sahroni, itu karena mereka tidak mengenal lebih dalam Pak Sahroni," paparnya. 

Saunah, tetangga Sahroni di RT 1 RW 9, Kebon Bawang, Tanjung Priok, mengatakan bahwa Ahmad Sahroni merupakan orang yang jujur dan sangat dermawan. "Dia banyak terlibat dalam membangun lingkungan masyarakat sekitarnya," paparnya. 

Makanya, Saunah justru heran kenapa ada orang yang tidak suka dengan Ahmad Sahroni. "Ahmad Sahroni ini asli Kebon Bawang, orang yang banyak membantu. Tapi kok ada yang benci sama orang baik," tegasnya. 

Dia pun meminta kepada netizen yang membenci Ahmad Sahroni untuk berhenti. "Jangan seperti itu, realitanya baik ke warga. Semoga yang menzalimi Pak Ahmad Sahroni segera sadar," tandasnya.

Berita Terbaru

Surabaya Larang Diskotek Baru, AMM: Kota Layak Anak Harus Dikawal dengan Pengawasan

Surabaya Larang Diskotek Baru, AMM: Kota Layak Anak Harus Dikawal dengan Pengawasan

Selasa, 06 Okt 2026 20:27 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:27 WIB

  AMM Surabaya Dukung Larangan Diskotek Baru: Surabaya Harus Konsisten sebagai Kota Layak Anak SURABAYA — Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Surabaya mendukung …

Cabang Dinas ESDM Jateng Wilayah Kendeng Muria Luncurkan Program Gebrak Bio

Cabang Dinas ESDM Jateng Wilayah Kendeng Muria Luncurkan Program Gebrak Bio

Selasa, 06 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Muria, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, meluncurkan program Gebrak Bio (Gebrakan Bernilai Ekonomi Produk Biogas)…

Menjaga Keberlanjutan Instalasi Biogas Melalui Bio-Slurry

Menjaga Keberlanjutan Instalasi Biogas Melalui Bio-Slurry

Selasa, 06 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:54 WIB

Jurnas.net - Upaya meningkatkan pemanfaatan instalasi biogas tidak berhenti pada produksi energi. Melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) progran Gebrakan…

Pemkab Jepara Raih Penghargaan Pengelola JDIH dengan Progres Terbaik

Pemkab Jepara Raih Penghargaan Pengelola JDIH dengan Progres Terbaik

Senin, 05 Okt 2026 16:24 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:24 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Jepara meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) K…

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus mendorong pengembangan dan perluasan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah …

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…