Tak Hanya Padamkan Api, Damkar Banda Aceh Pulihkan Trauma Anak-anak Pascabencana

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anak-anak korban bencana di Tamiang Aceh tengah bermain di Posko Pengungsian. (Humas BKP RI)
Anak-anak korban bencana di Tamiang Aceh tengah bermain di Posko Pengungsian. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Di tengah lumpur sisa banjir dan longsor yang masih menutup akses jalan di Aceh Tamiang, kehadiran petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh membawa lebih dari sekadar bantuan fisik. Selain membersihkan jalur terdampak bencana, para petugas juga hadir untuk memulihkan sisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak.

Dalam masa tanggap darurat ini, personel Damkar dikerahkan untuk membantu pembersihan material lumpur yang menghambat aktivitas warga. Namun di lapangan, tugas mereka berkembang mengikuti kebutuhan. Mulai dari membantu distribusi air bersih hingga mendampingi warga yang terdampak secara emosional akibat bencana.

Inspektur Muda Kebakaran Damkar Kota Banda Aceh, Budi, mengatakan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat tidak selalu bersifat teknis. Banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih pascabencana, sehingga petugas Damkar berupaya mencari dan memastikan pasokan air dapat dimanfaatkan warga.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Banyak masyarakat membutuhkan air bersih, jadi dari pagi sampai sore kami berusaha mencari sumber air yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga,” kata Budi, Minggu, 21 Desember 2025.

Di sela-sela tugas tersebut, Budi bersama rekannya Taufik, anggota Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Damkar Kota Banda Aceh, turut memberikan pendampingan psikologis sederhana bagi anak-anak korban bencana. Pendekatan yang digunakan pun jauh dari kesan formal—belajar sambil bermain, bercanda, dan berinteraksi hangat.

“Kebetulan ada anak-anak SD yang datang. Biasanya kami melakukan edukasi kebakaran untuk usia dini. Tapi kali ini fokus kami lebih ke komunikasi dan silaturahmi, melihat bagaimana kondisi psikis anak-anak setelah bencana yang terjadi,” ungkap Budi.

Sekitar 50 siswa SD Negeri 02 Tualang Cut mengikuti kegiatan trauma healing tersebut. Melalui permainan dan dialog ringan, petugas Damkar berusaha mengembalikan rasa aman dan keceriaan anak-anak yang sempat terguncang akibat bencana banjir dan longsor.

“Kegiatannya belajar sambil bermain. Kami juga memberi bimbingan dan arahan sederhana agar anak-anak memahami situasi yang terjadi tanpa merasa takut,” ujarnya.

Budi berharap kehadiran Damkar di tengah anak-anak dapat membantu memulihkan luka batin dan menumbuhkan kembali semangat mereka. “Yang terpenting, anak-anak bisa tersenyum lagi. Kalau mereka sudah bisa tertawa, itu tanda awal pemulihan,” tandasnya.

Berita Terbaru

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Jurnas.net – Polemik di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menjadi sorotan publik setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, …

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi…

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengirimkan kontingen terbaik untuk b…

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Kota Surabaya. Dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, sebanyak 4.191 …