Dari Kampus ke Lumpur Bencana, Ribuan Praja IPDN Diterjunkan untuk Pemulihan Layanan Publik di Aceh

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Praja IPDN Diterjunkan untuk Pemulihan Layanan Publik di Aceh. (Humas BKP RI)
Praja IPDN Diterjunkan untuk Pemulihan Layanan Publik di Aceh. (Humas BKP RI)

Jurnas.net -:Ribuan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterjunkan langsung ke Aceh Tamiang, Aceh, bukan sekadar menjalankan misi kemanusiaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis negara mempercepat pemulihan birokrasi dan layanan publik pascabencana banjir dan longsor.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengirimkan total 1.138 praja IPDN ke wilayah terdampak. Mereka akan membantu membersihkan dan mengaktifkan kembali kantor-kantor dinas yang lumpuh akibat terjangan lumpur, sehingga roda pemerintahan daerah dapat segera berjalan normal.

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap. Kloter pertama sebanyak 413 praja diberangkatkan pada Sabtu (3/1). Kloter kedua dan ketiga dijadwalkan menyusul pada hari ini, Senin, 5 Januari 2025.

Momen keberangkatan ini dibagikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melalui akun Instagram resminya. Dalam video tersebut, Menteri Dalam Negeri  Tito Karnavian tampak melepas langsung para praja. Bahkan, Tito menyampaikan pengarahan singkat di dalam pesawat sebelum lepas landas.

“Misi kemanusiaan kita adalah menolong saudara-saudara kita,” kata Tito.

Bima Arya turut mendampingi rombongan ke Aceh Tamiang. Setibanya di lokasi, ia memberikan pengarahan dan mengingatkan para praja bahwa penugasan ini adalah bagian dari proses pembentukan mental aparatur negara.

“Adik-adik praja, ini medan perjuangan, paling tidak selama satu bulan ke depan. Tugas kita membantu membersihkan kantor-kantor dinas agar pemerintahan dan pelayanan publik bisa kembali berjalan,” ujar Bima.

Kehadiran para praja disambut hangat oleh warga setempat. Di tengah lumpur yang masih menggenang di berbagai sudut kota, masyarakat berharap kedatangan IPDN menjadi titik balik pemulihan daerah mereka.

"Selamat datang, Om,” sapa seorang warga. “Bantulah kami, Aceh Tamiang masih di mana-mana lumpur,” timpal warga lainnya penuh harap.

Sebanyak 413 praja kloter pertama langsung diarahkan ke sebuah bangunan besar semi-terbuka yang disiapkan sebagai tempat tinggal sementara. Tandu-tandu lipat berjajar menjadi alas tidur mereka.

Dengan sepatu bot dan perlengkapan seadanya, para praja berjalan menyusuri lumpur, sebagian bahkan membawa bendera Merah Putih dan menancapkannya di sekitar lokasi, menjadi simbol kehadiran negara di tengah krisis.

Menurut Bima Arya, pengerahan praja IPDN ini merupakan arahan langsung Mendagri untuk mempercepat reaktivasi pemerintahan daerah. “Sesuai arahan Pak Mendagri Tito, praja IPDN akan membantu percepatan aktivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana. Terima kasih kepada Lion Air Group atas kolaborasi dan dukungannya,” kata Bima.

Berita Terbaru

Viral Sampah Jatuh dari Truk di Jalan, DLH Surabaya Tegaskan Ada Sanksi untuk Armada Pengangkut

Viral Sampah Jatuh dari Truk di Jalan, DLH Surabaya Tegaskan Ada Sanksi untuk Armada Pengangkut

Senin, 09 Mar 2026 19:03 WIB

Senin, 09 Mar 2026 19:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan penjelasan terkait operasional kendaraan pengangkut sampah setelah beredarnya video di media sosial…

Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Gerakkan Ekonomi Warga

Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Gerakkan Ekonomi Warga

Senin, 09 Mar 2026 18:43 WIB

Senin, 09 Mar 2026 18:43 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya terus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga mampu memberikan…

Data Bansos Dinilai Tak Sesuai, Warga Banyuwangi Ajukan Sanggah ke Sistem Perlinsos

Data Bansos Dinilai Tak Sesuai, Warga Banyuwangi Ajukan Sanggah ke Sistem Perlinsos

Senin, 09 Mar 2026 17:26 WIB

Senin, 09 Mar 2026 17:26 WIB

Jurnas.net - Sejumlah warga di Banyuwangi mulai mengajukan sanggahan (sanggah) setelah hasil seleksi program digitalisasi bantuan sosial atau perlindungan…

PLN Sosialisasikan Bahaya Balon Udara Liar di Tulungagung, Antisipasi Gangguan Listrik Saat Ramadan

PLN Sosialisasikan Bahaya Balon Udara Liar di Tulungagung, Antisipasi Gangguan Listrik Saat Ramadan

Senin, 09 Mar 2026 16:34 WIB

Senin, 09 Mar 2026 16:34 WIB

Jurnas.net - Menjelang dan selama bulan suci Ramadan, PLN (Perusahaan Listrik Negara) meningkatkan upaya pencegahan gangguan listrik dengan menggelar…

Polda Jatim Tetapkan Ketua KBI Jatim Tersangka Kekerasan Seksual Atlet, Terjadi Empat Kali di Tiga Daerah

Polda Jatim Tetapkan Ketua KBI Jatim Tersangka Kekerasan Seksual Atlet, Terjadi Empat Kali di Tiga Daerah

Senin, 09 Mar 2026 15:29 WIB

Senin, 09 Mar 2026 15:29 WIB

Jurnas.net - Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Jawa Timur, Wira Prasetya Catur, sebagai tersangka…

Pemkot Surabaya Gandeng Kejati Jatim Selamatkan Aset Kolam Renang Brantas dan PDAM

Pemkot Surabaya Gandeng Kejati Jatim Selamatkan Aset Kolam Renang Brantas dan PDAM

Senin, 09 Mar 2026 14:53 WIB

Senin, 09 Mar 2026 14:53 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota Surabaya menggandeng Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk mempercepat penelusuran dan penyelamatan sejumlah aset daerah yang masih b…