Dari Ketua Badko HMI Jatim ke DPC PDIP, Khairul Anam Menapaki Jalan Baru Politik Probolinggo

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030, Khirul Anam. (Istimewa)
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030, Khirul Anam. (Istimewa)

Jurnas.net - Minggu siang itu, ruang konferensi sebuah hotel di Surabaya menjadi saksi babak baru perjalanan politik Khairul Anam. Di hadapan kader dan pimpinan partai, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan resmi menetapkannya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo periode 2025–2030.

Bagi Anam, penetapan ini bukan sekadar jabatan struktural. Ia adalah titik temu dari perjalanan panjang kaderisasi—dari dunia aktivisme mahasiswa hingga gelanggang politik elektoral. Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Jawa Timur itu kini resmi menakhodai partai banteng moncong putih di tanah Probolinggo.

Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di Surabaya, Minggu, 21 Desember 2025, tersebut sekaligus melantik kepengurusan inti DPC PDIP Probolinggo. Khairul Anam didampingi Abdul Basit sebagai sekretaris dan Arief Hidayat sebagai bendahara. Menariknya, ketiganya merupakan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo hasil Pemilu 2024—menandakan kuatnya legitimasi politik dari akar pemilih.

Di usia 39 tahun, Khairul Anam bukan nama baru di dunia organisasi. Tempaan panjang di HMI membentuknya sebagai figur dengan pengalaman konsolidasi, manajemen konflik, dan kerja kolektif. Modal itu pula yang mengantarkannya meraih suara tertinggi di internal PDIP Probolinggo dari Daerah Pemilihan Kraksaan, Besuk, dan Gading (Dapil Probolinggo I), dengan raihan 7.253 suara.

Capaian elektoral tersebut menjadikan Anam sebagai salah satu figur paling menonjol di tubuh PDIP Probolinggo. Sementara Abdul Basit, yang kini dipercaya sebagai sekretaris DPC, meraih 5.747 suara dari Dapil Dringu, Gending, Pajarakan, dan Krejengan. Posisi bendahara diemban Arief Hidayat, wakil rakyat dari Dapil Banyuanyar, Tegalsiwalan, dan Leces, dengan 4.901 suara.

Konfercab PDIP Probolinggo merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Daerah (Konferda) dan Konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur yang digelar selama dua hari, 20–21 Desember. Agenda utamanya menetapkan tiga posisi strategis: ketua, sekretaris, dan bendahara—posisi yang menentukan arah gerak partai lima tahun ke depan.

Proses menuju penetapan ketua tak sepenuhnya mulus. Dinamika internal sempat menghangat ketika 11 nama kader diusulkan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC). Nama-nama seperti Edi Susanto selaku ketua demisioner, Didik A. Irfan, Zulmi Noor Hasani, hingga Dian Novianti ikut mengemuka. Namun sesuai mekanisme partai, keputusan akhir berada di tangan DPP PDI Perjuangan.

Bagi Khairul Anam, dinamika itu adalah bagian tak terpisahkan dari demokrasi internal. Dalam sambutannya, ia menegaskan Konfercab bukan sekadar forum memilih ketua, melainkan momentum konsolidasi besar.

“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam partai besar. Tapi setelah proses selesai, maka selesai pula semua perbedaan itu. Hari ini kita kembali dalam satu barisan, satu komando, dan satu tujuan,” ujar Anam.

Nada konsolidatif itu mengingatkan pada tradisi organisasi yang membesarkannya, bahwa perbedaan adalah ruang dialektika, bukan alasan perpecahan. Ia pun mengajak seluruh kader PDIP Probolinggo untuk kembali bekerja kolektif dengan semangat gotong royong.

“Kita buktikan PDI Perjuangan hadir bukan hanya saat pemilu, tetapi selalu di tengah rakyat, membela wong cilik, dan menjaga ideologi Bung Karno,” tegasnya.

Berita Terbaru

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Jurnas.net – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026, dinamika internal organisasi terbesar di Indonesia ini tidak hanya m…

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat D…

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Di saat banyak lembaga pemerintah menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan skema kerja fleksibel, Sekretariat DPRD Jawa Timur justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Jurnas.net – Dinamika menuju Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 mulai menunjukkan pola yang tidak sepenuhnya kasat mata. Di balik mekanisme formal, muncul “…