Pascabencana Aceh Tengah, 184 Desa Kembali Terang Berkat Pemulihan 323 Gardu Listrik

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Listrik kembali menyala di Aceh Tengah pascabencana. (Humas BKP RI)
Listrik kembali menyala di Aceh Tengah pascabencana. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Kabar baik datang dari proses pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah. Hingga Jumat, 26 Desember 2025, PT PLN (Persero) berhasil memulihkan pasokan listrik di 184 desa, sehingga ribuan warga kembali dapat beraktivitas secara normal.

Pemulihan listrik tersebut seiring dengan keberhasilan PLN menormalkan 323 gardu distribusi secara bertahap di wilayah terdampak bencana. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pemulihan sistem kelistrikan menjadi prioritas utama PLN dalam masa tanggap darurat dan pemulihan bencana.

“Kami memahami tingginya urgensi listrik bagi masyarakat Takengon dan sekitarnya pada masa pemulihan pascabencana. Bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat, kami terus berkoordinasi di lapangan, termasuk membuka akses jalan untuk mobilisasi material yang masih terbatas,” kata Darmawan dalam keterangannya, Minggu, 28 Desember 2025.

Sebelumnya, PLN juga telah mengirimkan genset darurat melalui jalur udara ke RSUD Takengon. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, mengingat akses darat sempat terputus total akibat longsor.

Meski sebagian besar wilayah telah kembali menyala, PLN mengakui proses pemulihan belum sepenuhnya selesai. Sejumlah kendala masih dihadapi, terutama kerusakan infrastruktur jalan, medan berat, serta kondisi cuaca yang tidak menentu, yang menghambat mobilisasi alat berat dan material ke wilayah terisolasi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya masih berupaya menormalkan 139 gardu distribusi tambahan yang hingga kini masih terdampak, termasuk di sejumlah wilayah Takengon.

“Kami terus mengupayakan perbaikan gardu-gardu distribusi tersebut, termasuk jaringan listrik dan sarana pendukung lainnya yang memerlukan penanganan lanjutan. Petugas PLN di lapangan bekerja menyesuaikan kondisi infrastruktur dan medan, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan pasokan listrik,” jelas Eddi.

Kerja keras PLN di lapangan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan terima kasih atas dedikasi petugas PLN yang tetap bertugas di tengah kondisi medan yang sulit.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Hingga hari ini, petugas PLN masih terus bekerja di lapangan. Proses pemulihan masih berjalan, dan sudah sepantasnya kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim,” pungkas Haili.

Berita Terbaru

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…