Distribusi Logistik Terkendala, 12 Jembatan di Aceh Masih Terputus

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu jembatan di Aceh kembali bisa dilewati pascabencana. (Humas BKP RI)
Salah satu jembatan di Aceh kembali bisa dilewati pascabencana. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Pemerintah pusat terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Hingga Sabtu (27/12), sebanyak enam jembatan bailey telah rampung 100 persen dan siap digunakan untuk memulihkan akses darat masyarakat di wilayah terdampak.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), enam jembatan tersebut tersebar di dua kabupaten, yakni lima titik di Kabupaten Bireuen dan satu titik di Kabupaten Bener Meriah. Di Kabupaten Bireuen, jembatan yang telah berfungsi penuh antara lain Jembatan Teupin Mane yang menghubungkan ruas Bireuen–Bener Meriah–Takengon, serta Jembatan Teupin Reudeup yang menghubungkan Bireuen–Lhokseumawe.

Selain itu, Jembatan Jeumpa/Cot Bada yang menghubungkan ruas Peudada menuju Bireuen, Jembatan Matang Bangka yang menghubungkan Gampong Matang Bangka dan Matang Teungoh, serta Jembatan Kutablang di ruas Bireuen–Lhokseumawe yang telah mencapai progres signifikan sebesar 98 persen.
Sementara di Kabupaten Bener Meriah, Jembatan Weh Pase telah rampung sepenuhnya dan kembali membuka akses penting pada ruas jalan Aceh Utara–Bener Meriah.

Bersamaan dengan rampungnya enam jembatan tersebut, pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan 12 jembatan bailey lainnya demi membuka keterisolasian wilayah terdampak dan memperlancar mobilitas masyarakat. Kedua belas jembatan yang masih dalam tahap percepatan pembangunan tersebut berada di Beutong Ateuh (Nagan Raya), Panton Nisam (Aceh Utara), Jeurata (Aceh Tengah), Wehni Rongka (Bener Meriah), Timang Gajah (Bener Meriah), Box Culvert Lampahan (Bener Meriah), Jamur Ujung (Bener Meriah), Titi Merah (Aceh Tengah), Lenang (Aceh Tengah), Jambo Masjid (Lhokseumawe), Bener Kelipah (Bener Meriah), dan Bener Pepayi (Bener Meriah).

Pemulihan sektor transportasi darat menjadi prioritas utama pemerintah, mengingat banyaknya ruas jalan dan jembatan yang sempat terputus akibat bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa percepatan pembukaan akses darat sangat krusial untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan, alat berat, serta logistik ke wilayah terdampak.

“Diharapkan arus orang, barang, alat berat, dan logistik dapat berjalan lancar, sehingga proses pemulihan pada awal tahun dapat berlangsung lebih cepat dan signifikan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Berita Terbaru

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jurnas.net - Upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri terus diperkuat Pemerintah Kota…

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jurnas.net - Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menegaskan komitmennya mendorong kebangkitan ekonomi Pulau Bawean melalui sejumlah program prioritas dan…

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada keterlibatan unsur eksekutif dalam perkara dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat…

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Banyuwangi Gandeng Clean Rivers, Bangun 2 TPS3R Layani 850 Ribu Warga

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 09:28 WIB

Jurnas.net - Transformasi pengelolaan sampah di Banyuwangi memasuki babak baru. Komitmen daerah ini membangun sistem persampahan sirkular terintegrasi mendapat…

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jurnas.net - Di balik hiruk-pikuk Kota Pahlawan, Kartimah (87) menjalani hari tuanya dalam kesunyian. Ia bertahan hidup seorang diri di sebuah gubuk sempit…

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Holding BUMN Danareksa Dorong SIER Naik Kelas, Siap Jadi Tumpuan Ekonomi Jawa Timur

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 07:43 WIB

Jurnas.net - Holding BUMN Danareksa terus mendorong transformasi kawasan industri agar semakin kompetitif dan berdaya saing nasional. Upaya ini menjadi bagian…