Pemkot Surabaya Digitalisasi Arsip Cak Kartolo untuk Memori Kolektif Bangsa 2026 dan Literasi Budaya

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya silaturrahim ke kediaman seniman ludruk legendaris, Cak Kartolo. (Humas Pemkot Surabaya)
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya silaturrahim ke kediaman seniman ludruk legendaris, Cak Kartolo. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Upaya pelestarian budaya di Kota Surabaya memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menjaga ludruk sebagai tontonan, tetapi mulai membangun ekosistem literasi budaya melalui digitalisasi jejak para maestro seni. Salah satu langkah konkretnya ditandai dengan kunjungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya ke kediaman seniman ludruk legendaris, Cak Kartolo, Selasa, 13 Januari 2026.

Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi bagian dari program strategis untuk alih media arsip pribadi Cak Kartolo. Dokumen, foto, naskah hingga rekaman pertunjukan sejak 1958 sampai 2025 dikumpulkan dan didigitalisasi. Arsip-arsip ini akan diusulkan ke program Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2026 dan selanjutnya diarsipkan melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Kepala Dispusip Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan pentingnya langkah ini sebagai upaya merawat ingatan kolektif kota. “Banyak jejak perjuangan seniman kita belum terdokumentasi secara sistematis. Padahal, nilainya bukan hanya sejarah, tetapi juga edukasi bagi generasi muda,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, pengarsipan tak hanya bertujuan menyimpan kenangan masa lalu, tetapi menghadirkan kembali budaya sebagai sumber inspirasi pembentukan karakter. Melalui alih media arsip, karya Cak Kartolo tidak hanya dinikmati secara lokal, tetapi bisa diakses publik secara lebih luas sebagai bagian sejarah kebudayaan nasional.

Dalam pertemuan hangat bersama Cak Kartolo dan istrinya, Ning Tini, Dispusip juga menggali kisah perjalanan hidup sang maestro, dinamika dunia ludruk, hingga nilai yang terkandung dalam karya-karyanya. Kisah-kisah tersebut akan disusun menjadi bahan literasi kebudayaan untuk sekolah, perpustakaan, dan komunitas literasi.

Yusuf menyebutkan, Pemkot ingin menjadikan tokoh budaya sebagai “buku hidup” bagi generasi muda. “Kami tidak hanya mengajak anak-anak membaca, tetapi juga mengenal sosok nyata yang berkarya di kota mereka,” katanya.

Cak Kartolo menyambut baik langkah pemerintah. Ia menilai perhatian terhadap pendokumentasian seni tradisi penting agar ludruk tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup di tengah perubahan zaman. Ia juga menekankan bahwa budaya dan literasi merupakan satu kesatuan dalam membentuk jati diri.

Dalam kesempatan itu, ia berpesan agar anak-anak diberi ruang mengembangkan potensi masing-masing baik seni, akademik, maupun keterampilan lainnya—agar tumbuh sebagai generasi yang berkarakter kuat dan berakar pada budaya.

Melalui digitalisasi arsip dan penguatan literasi budaya ini, Pemkot Surabaya berharap ludruk tidak sekadar dikenang, tetapi dihidupkan kembali dalam format yang sesuai zaman. Kesenian tradisi diharapkan menjembatani generasi lama dan generasi baru, memperkuat identitas Surabaya di tengah arus modernitas.

Berita Terbaru

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW untuk Gen Z Harus Berdampak Nyata, Ini Syaratnya

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW untuk Gen Z Harus Berdampak Nyata, Ini Syaratnya

Senin, 16 Feb 2026 06:19 WIB

Senin, 16 Feb 2026 06:19 WIB

Jurnas.net - Eri Cahyadi menegaskan bahwa bantuan dana Rp5 juta per bulan untuk setiap RW di Kota Surabaya tidak diberikan secara cuma-cuma. Anggaran yang…

Refleksi Sejarah Golkar, Sekjen Tekankan Kader Harus Relevan Menjawab Kebutuhan Rakyat

Refleksi Sejarah Golkar, Sekjen Tekankan Kader Harus Relevan Menjawab Kebutuhan Rakyat

Minggu, 15 Feb 2026 21:38 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 21:38 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, mengingatkan seluruh kader agar kembali pada ruh dasar kelahiran Golkar, yakni sebagai…

Bahlil Targetkan 73 Persen Pemilih Produktif Jadi Basis Kemenangan Golkar 2029

Bahlil Targetkan 73 Persen Pemilih Produktif Jadi Basis Kemenangan Golkar 2029

Minggu, 15 Feb 2026 17:43 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 17:43 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan arah baru strategi politik partainya dalam menghadapi Pilkada dan Pemilu 2029. Golkar,…

Bahlil Optimistis Golkar Jatim Tambah Kursi DPRD hingga DPR RI pada 2029

Bahlil Optimistis Golkar Jatim Tambah Kursi DPRD hingga DPR RI pada 2029

Minggu, 15 Feb 2026 16:26 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 16:26 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan optimisme tinggi terhadap kekuatan Partai Golkar di Jawa Timur dalam menghadapi Pilkada…

Ali Mufthi: Golkar Jatim Siap Jadi Kunci Kemenangan Nasional di 2029

Ali Mufthi: Golkar Jatim Siap Jadi Kunci Kemenangan Nasional di 2029

Minggu, 15 Feb 2026 14:16 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 14:16 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu penopang utama kemenangan Partai Golkar…

Sejarah Baru Golkar Dimulai dari Jatim, Bahlil Apresiasi Inovasi Pelantikan Serentak DPD 

Sejarah Baru Golkar Dimulai dari Jatim, Bahlil Apresiasi Inovasi Pelantikan Serentak DPD 

Minggu, 15 Feb 2026 13:44 WIB

Minggu, 15 Feb 2026 13:44 WIB

Jurnas.net - Sejarah baru politik nasional tercatat dari Jawa Timur. Untuk pertama kalinya di Indonesia, 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat…