Satgas Premanisme Surabaya Banjir Aduan Warga: Pungli dan Mafia Tanah Paling Dikeluhkan

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Posko Satgas Premanisme dan Mafia Tanah di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Posko Satgas Premanisme dan Mafia Tanah di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pembentukan Satuan Tugas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah di Surabaya ternyata tidak sekadar seremoni. Hanya selang beberapa hari sejak mulai beroperasi pada Senin (5/1/2026), kantor Satgas langsung dibanjiri aduan masyarakat. Menariknya, tidak semua laporan diterima—Satgas secara tegas menyaring aduan agar tidak melebar di luar kewenangan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, mengatakan, laporan warga meningkat setiap hari. Dari puluhan aduan yang masuk, delapan di antaranya telah terverifikasi sebagai kasus premanisme.

“Setiap hari jumlah aduan terus bertambah. Yang sudah bisa dikategorikan premanisme sampai kemarin kurang lebih delapan laporan,” kata Tundjung, Rabu, 14 Januari 2026.

Selain kasus premanisme, laporan masyarakat juga didominasi persoalan tanah. Mulai dari dugaan mafia tanah, sengketa lahan, hingga penipuan jual beli tanah.

Salah satu bentuk premanisme yang banyak dikeluhkan warga adalah praktik pungutan liar di kawasan tertentu. “Ada pungli di kawasan berbayar. Itu sudah kami tangani tahap awal, Satpol PP langsung koordinasi dengan kecamatan agar masalah cepat diselesaikan,” ujarnya.

Tundjung menegaskan, setiap laporan tidak dibiarkan menumpuk. Satgas langsung berkoordinasi lintas aparat—Satpol PP, kecamatan, hingga kepolisian—untuk merespons aduan secara cepat.

Untuk perkara tanah, penanganan dilakukan bersama perangkat daerah terkait seperti Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra). Pelapor dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut sebelum naik penanganan.

Menariknya, Satgas juga menerima laporan warga Surabaya terkait objek perkara di luar wilayah kota. Laporan semacam ini ditolak, karena tidak sesuai dengan tugas dan fungsi Satgas.

“Pelapornya warga Surabaya, tapi objek masalahnya di luar Surabaya. Itu kami kembalikan, karena bukan kewenangan Satgas,” tegasnya.

Satgas telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) pelaporan. Setiap aduan diverifikasi terlebih dahulu; jika belum lengkap, pelapor diminta melengkapi berkas sebelum diproses.

Personel Satgas berasal dari unsur lintas institusi Pemkot Surabaya, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri. Satgas dibentuk untuk memberikan pesan kuat bahwa pungli, premanisme, dan mafia tanah tidak lagi ditoleransi di Surabaya, sekaligus memberi kepastian hukum bagi warga.

Kantor Satgas beroperasi setiap hari kerja pukul 07.30–16.00 WIB di Jalan Sedap Malam. Pemkot juga membuka kanal aduan melalui hotline 0817-0013-010 dan Call Center 112.

Berita Terbaru

Bupati Gresik Dorong Investasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat, Tawarkan Lima Proyek Strategis Bernilai Rp20 Triliun

Bupati Gresik Dorong Investasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat, Tawarkan Lima Proyek Strategis Bernilai Rp20 Triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:14 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan arah baru kebijakan investasi yang tidak lagi semata-mata berorientasi pada besarnya modal yang…

Reses di Kutorejo, Petani Minta Perbaikan Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Gus Atho Siap Kawal ke Pemprov

Reses di Kutorejo, Petani Minta Perbaikan Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Gus Atho Siap Kawal ke Pemprov

Kamis, 30 Jul 2026 17:03 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 17:03 WIB

Jurnas.net – Persoalan irigasi, distribusi pupuk subsidi, hingga kondisi jalan usaha tani menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga Desa Kepuhpandak, K…

Warga Apresiasi Gus Atho usai Kawal Penghentian TPS3R di Magersari, Soroti Minimnya Pelibatan Masyarakat

Warga Apresiasi Gus Atho usai Kawal Penghentian TPS3R di Magersari, Soroti Minimnya Pelibatan Masyarakat

Kamis, 30 Jul 2026 16:37 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 16:37 WIB

Jurnas.net – Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Ath…

Jelang HUT Ke-81 RI, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Jatim dan Bali Lewat Pemeliharaan Gardu Induk

Jelang HUT Ke-81 RI, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Jatim dan Bali Lewat Pemeliharaan Gardu Induk

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengintensifkan pemeliharaan sejumlah gardu induk (GI) menjelang p…

Didanai Uni Emirat Arab, TPS3R Kertosari Banyuwangi Berkapasitas 50 Ton per Hari Ditarget Rampung 2027

Didanai Uni Emirat Arab, TPS3R Kertosari Banyuwangi Berkapasitas 50 Ton per Hari Ditarget Rampung 2027

Kamis, 30 Jul 2026 14:22 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:22 WIB

Jurnas.net – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan kembali mendapat perhatian internasional. Delegasi lembaga C…

SIER Dukung Pemkot Surabaya Tekan Stunting, Salurkan Bantuan Nutrisi Khusus bagi Balita

SIER Dukung Pemkot Surabaya Tekan Stunting, Salurkan Bantuan Nutrisi Khusus bagi Balita

Kamis, 30 Jul 2026 13:32 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:32 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Surabaya melalui p…