Golkar Jatim Pastikan Maidi Bukan Kader Partai, Ali Mufhti: Kami Tak Ada Keterkaitan Politik

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufhti (tengah), di sela Musda DPD Golkar Kab. Pamekasan. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufhti (tengah), di sela Musda DPD Golkar Kab. Pamekasan. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menegaskan bahwa Wali Kota Madiun, Maidi, bukan merupakan kader Partai Golkar. Penegasan ini disampaikan langsung Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufhti, untuk meluruskan berbagai spekulasi publik yang mengaitkan nama Maidi dengan Golkar, menyusul dinamika politik dan isu hukum yang berkembang.

Ali menyampaikan, secara organisatoris maupun politik, Partai Golkar Jawa Timur tidak memiliki keterkaitan struktural dengan Maidi, baik sebagai kader maupun sebagai figur yang diusung dalam kontestasi politik.

“Perlu saya luruskan, Pak Maidi bukan kader Golkar. Pada Pilkada 2024 pun Golkar Jawa Timur tidak mengusung beliau,” kata Ali, di Surabaya, Selasa, 20 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pada Pilkada Kota Madiun 2024, Golkar secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan Bagus Rizki dan Boni, berdasarkan mekanisme internal partai dan pertimbangan strategis yang telah melalui pembahasan di tingkat daerah hingga pusat.

“Golkar mengusung Pak Bagus Rizki dengan pasangannya Boni. Jadi tidak benar jika ada anggapan Pak Maidi bagian dari Golkar atau diusung oleh Golkar,” tegasnya.

Ali menambahkan, keputusan politik partai selalu berangkat dari proses penjaringan dan penilaian internal yang objektif, termasuk rekam jejak, kapasitas, serta kesiapan kandidat dalam membangun daerah.

Nama Wali Kota Madiun, Maidi, menjadi perhatian publik setelah terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 19 Januari 2026. Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian nasional dan memunculkan berbagai spekulasi politik, termasuk upaya mengaitkan kasus hukum yang menjerat Maidi dengan partai politik tertentu.

Sejumlah pihak kemudian menyeret-nyeret nama Partai Golkar dalam pusaran isu tersebut. Namun, Ali Mufhti menegaskan bahwa Golkar Jawa Timur tidak memiliki hubungan organisatoris maupun politik dengan Maidi, sehingga tidak tepat jika partai dikaitkan dengan persoalan hukum yang bersangkutan.

“Golkar ini organisasi yang jelas. Kader kami jelas, mekanismenya jelas. Kalau bukan kader dan tidak diusung Golkar, maka itu di luar tanggung jawab politik Golkar,” ujar Ali.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…