Kadishub Jatim Nyono Tegaskan Tak Terlibat Pembentukan dan Operasional PT DABN

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono. (Dok: Jurnas.net)
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Jawa Timur Nyono akhirnya angkat bicara terkait mencuatnya kasus dugaan korupsi di PT Delta Arta Bahari Nusantara (DABN) yang menyeret nama instansi tempatnya bertugas. Dengan nada terbuka, Nyono menegaskan posisinya sejak awal berada di luar lingkar pengambil kebijakan strategis pembentukan maupun pengelolaan badan usaha tersebut.

Nyono mengaku telah memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan diperiksa sebagai saksi. Ia menegaskan sikap kooperatif sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya kooperatif dan sangat menghormati proses hukum. Semua yang saya ketahui sudah saya sampaikan kepada penyidik,” kata Nyono, Kamis, 22 Januari 2026.

Pemeriksaan tersebut, kata Nyono, berkaitan dengan kronologis pengelolaan Pelabuhan Probolinggo serta kapasitasnya sebagai Komisaris Utama PT DABN. Jabatan itu, menurutnya, bersifat ex officio, melekat otomatis pada siapa pun yang menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

“Siapa pun Kadishub Jatim, otomatis menjadi Komisaris Utama PT DABN. Itu bukan jabatan personal, tapi jabatan struktural,” tegasnya.

Dalam kapasitas tersebut, Nyono mengklaim telah menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana mestinya dan seluruh hasil pengawasan itu telah dilaporkan kepada pimpinan pada 2024. Namun ia menegaskan, peran komisaris tidak masuk ke ranah operasional harian perusahaan.

Lebih jauh, Nyono menepis anggapan dirinya mengetahui atau terlibat dalam proses awal pembentukan PT DABN. Ia menyebut pembentukan BUMD maupun anak perusahaan BUMD bukanlah domain Dinas Perhubungan, melainkan berada di bawah kewenangan Biro Perekonomian Pemprov Jatim.

“Pembentukan PT DABN bukan urusan Dishub. Saya juga tidak tahu detailnya, karena memang bukan domain kami,” ujarnya.

Nyono kemudian mengurai konteks sejarah yang jarang disorot. Ia menyebut, pada 2007 pemerintah pusat meminta Pemprov Jatim menyiapkan sistem transportasi cadangan sebagai antisipasi dampak lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo. Saat itu, opsi penguatan jalur transportasi laut melalui Pelabuhan Probolinggo dan pengembangan Bandara Abdurrahman Saleh Malang menjadi bagian dari strategi besar pemerintah.

Namun pada periode krusial tersebut, posisi Nyono masih sebatas staf. Dari 2005 hingga 2010, ia bertugas sebagai staf di Bidang Perhubungan Laut Dishub Jatim. “Pembahasan strategis tidak mungkin melibatkan staf. Itu pasti urusan pimpinan,” tegasnya.

Karier struktural Nyono baru meningkat pada 2010 sebagai Kepala Seksi Keselamatan Kereta Api dan Penyeberangan—bidang yang tidak berkaitan langsung dengan pelabuhan. Ia baru masuk kembali ke Bidang Perhubungan Laut pada 2012, namun tetap dalam posisi kepala seksi.

Hingga 2016, menurutnya, secara struktural tidak mungkin seorang kepala seksi mengambil keputusan strategis, termasuk dalam urusan konsesi dan pengelolaan Pelabuhan Probolinggo. “Urusan konsesi itu prosesnya panjang, lintas instansi, dan levelnya pimpinan. Tidak mungkin administrasi strategis ditandatangani kepala seksi,” katanya.

Nyono juga menegaskan bahwa sejak perjanjian konsesi pada 2017 hingga 2025, pengelolaan Pelabuhan Probolinggo sepenuhnya berada di tangan Direksi PT DABN. “Tidak ada intervensi dari saya. Operasional pelabuhan sepenuhnya dijalankan direksi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Nyono mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menghormati proses hukum yang tengah berjalan di Kejati Jatim. “Kita hormati proses hukum. Biarkan penyidik bekerja secara profesional,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kejati Jatim melalui Bidang Tindak Pidana Khusus masih mengusut dugaan korupsi di tubuh PT DABN. Hingga kini, penyidik telah menyita dana sebesar Rp 53 miliar dari belasan rekening perusahaan. Meski belum menetapkan tersangka, sebanyak 25 saksi telah diperiksa, mulai dari internal perusahaan, unsur Pemprov Jatim, hingga ahli keuangan negara dan ahli pidana. Tim BPKP juga masih menghitung potensi kerugian negara.

Berita Terbaru

Bupati Gresik Dorong Investasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat, Tawarkan Lima Proyek Strategis Bernilai Rp20 Triliun

Bupati Gresik Dorong Investasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat, Tawarkan Lima Proyek Strategis Bernilai Rp20 Triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:14 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan arah baru kebijakan investasi yang tidak lagi semata-mata berorientasi pada besarnya modal yang…

Reses di Kutorejo, Petani Minta Perbaikan Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Gus Atho Siap Kawal ke Pemprov

Reses di Kutorejo, Petani Minta Perbaikan Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Gus Atho Siap Kawal ke Pemprov

Kamis, 30 Jul 2026 17:03 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 17:03 WIB

Jurnas.net – Persoalan irigasi, distribusi pupuk subsidi, hingga kondisi jalan usaha tani menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga Desa Kepuhpandak, K…

Warga Apresiasi Gus Atho usai Kawal Penghentian TPS3R di Magersari, Soroti Minimnya Pelibatan Masyarakat

Warga Apresiasi Gus Atho usai Kawal Penghentian TPS3R di Magersari, Soroti Minimnya Pelibatan Masyarakat

Kamis, 30 Jul 2026 16:37 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 16:37 WIB

Jurnas.net – Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Ath…

Jelang HUT Ke-81 RI, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Jatim dan Bali Lewat Pemeliharaan Gardu Induk

Jelang HUT Ke-81 RI, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Jatim dan Bali Lewat Pemeliharaan Gardu Induk

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengintensifkan pemeliharaan sejumlah gardu induk (GI) menjelang p…

Didanai Uni Emirat Arab, TPS3R Kertosari Banyuwangi Berkapasitas 50 Ton per Hari Ditarget Rampung 2027

Didanai Uni Emirat Arab, TPS3R Kertosari Banyuwangi Berkapasitas 50 Ton per Hari Ditarget Rampung 2027

Kamis, 30 Jul 2026 14:22 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:22 WIB

Jurnas.net – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan kembali mendapat perhatian internasional. Delegasi lembaga C…

SIER Dukung Pemkot Surabaya Tekan Stunting, Salurkan Bantuan Nutrisi Khusus bagi Balita

SIER Dukung Pemkot Surabaya Tekan Stunting, Salurkan Bantuan Nutrisi Khusus bagi Balita

Kamis, 30 Jul 2026 13:32 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:32 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Surabaya melalui p…