Kejati Jatim Geledah Kantor ESDM Anak Buah Khofifah, Bongkar Dugaan Pungli Perizinan Tambang

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kantor ESDM Jatim saat digeledah Kejati Jatim. (Insani/Jurnas.net)
Suasana kantor ESDM Jatim saat digeledah Kejati Jatim. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Aroma dugaan korupsi kembali menyelimuti birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kali ini, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menggeledah kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim dalam penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) perizinan tambang.

Penggeledahan ini bukan sekadar prosedur rutin. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa penyidik tengah membidik praktik lancung dalam layanan publik strategis yang berpotensi merugikan negara dan mencederai iklim investasi di Jawa Timur.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Adnan Sulistiyono, membenarkan penggeledahan tersebut sebagai bagian dari pengusutan dugaan tindak pidana korupsi.

“Benar, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di kantor Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pungutan liar dalam penerbitan perizinan,” kata Adnan, Kamis, 16 April 2026.

Menurutnya, tim penyidik dari bidang tindak pidana khusus (Pidsus) bergerak untuk mengamankan berbagai alat bukti, mulai dari dokumen perizinan hingga barang bukti elektronik (BBE) yang diduga menjadi kunci mengungkap praktik pungli di sektor tambang.

“Penggeledahan ini bertujuan mencari dan menemukan alat bukti yang mendukung, baik dokumen maupun perangkat elektronik yang berkaitan dengan perkara,” jelasnya.

Dari pantauan di lokasi, penggeledahan berlangsung sejak siang hingga sore hari. Tim penyidik tiba sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sejumlah ruangan penting. Hingga menjelang malam, proses pengumpulan bukti masih berlangsung dengan penjagaan ketat dari aparat gabungan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut sektor perizinan tambang ranah strategis yang selama ini kerap disorot rawan praktik rente dan penyalahgunaan kewenangan. Dugaan pungli dalam proses perizinan dinilai bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghambat investasi dan merusak tata kelola pemerintahan.

Meski demikian, Kejati Jatim masih menutup rapat identitas pihak-pihak yang telah diperiksa maupun calon tersangka. Penyidik disebut masih terus mengembangkan perkara untuk memperkuat konstruksi hukum. “Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Adnan.

Penggeledahan di kantor dinas yang merupakan bagian dari struktur pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini menambah daftar panjang sorotan terhadap integritas birokrasi Pemprov Jatim.

Berita Terbaru

Satpol PP Surabaya Segel 5 Toko Miras, Karena Jual Alkohol Eceran hingga ke Anak-anak

Satpol PP Surabaya Segel 5 Toko Miras, Karena Jual Alkohol Eceran hingga ke Anak-anak

Rabu, 14 Okt 2026 11:08 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan peredaran minuman beralkohol yang diduga melanggar ketentuan. Hasilnya, sebanyak 10 lo…

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

RSUD Kartini Jepara Disasar Revitalisasi Pemerintah Pusat

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:34 WIB

Jurnas.net -  Pemerintah pusat merencanakan merevitalisasi 441 rumah sakit umum daerah (RSUD) di seluruh Indonesia. RSUD RA Kartini Jepara menjadi salah satu …

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Gus Lilur Laporkan Dugaan Suap Muktamar NU ke KPK, Sebut Nama Nusron Wahid dan Gus Ipul

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 13:38 WIB

Jurnas.net – Kiai kampung asal Situbondo, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait jual beli suara d…

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Bersama Bisa Bekerja Sama, Menuju Swasembada, Petani Sejahtera

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Senin, 12 Okt 2026 22:51 WIB

Oleh: Ahmad Ajib Ridlwan Wakil Dekan Bidang II Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, serta Guru Besar Bidang Kewirausahaan Sosial Islam FEB Unesa Sekitar pukul…

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Gus Lilur Soroti Dugaan Transaksi Suara Muktamar NU, Minta KPK Telusuri Aliran Dana

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:34 WIB

Jurnas.net - Tokoh masyarakat sekaligus kiai kampung Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melontarkan dugaan adanya praktik…

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:11 WIB

Jurnas.net - Kita sering melihat dalam kontestasi Pilkades, banyak calon kepala desa (cakades) membangun jalan dan membantu memasang lampu penerangan di…