Seorang Gadis di Madiun Ternyata Diperkosa Paman, Kini Jadi Tersangka

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polres Madiun saat merilis kasus pemerkosaan anak di bawah umur. (istimewa)
Polres Madiun saat merilis kasus pemerkosaan anak di bawah umur. (istimewa)

Jurnas.net - Polres Madiun akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus pemerkosaan gadis di bawah umur inisial AP, 17, yang sebelumnya diduga diperkosa oleh ayah kandung, kakek, dan paman. Ternyata korban AP, warga asal Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger, diperkosa oleh NI, 39, yang merupakan paman korban.

"Hasil penyidikan, bahwa tersangka NI adalah tersangka tunggal dalam kasus pemerkosaan tersebut," kata Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo, Senin, 13 November 2023.

Kepada penyidik, pelaku NI mengaku telah berbuat tidak senonoh kepada ponakannya AP sejak 2021 sampai dengan Agustus 2023. "Hasil penyidikan pelaku ini nekat mencabuli AP, karena sebelumnya korban pernah dicabuli oleh seorang tersangka lain. Tersangka lain itu sebelumnya sudah ditangkap dan divonis 8 tahun pada periode 2021, serta kebetulan ditangani oleh Polres Madiun juga," katanya.

Anton menyebut NI mencabuli AP sebanyak satu sampai dua kali dalam seminggu, atau terhitung 60 hingga 80 kali. Modusnya, tersangka melakukan bujuk rayu terhadap korban. "Sehingga korban terpedaya, sehingga menuruti kemauan tersangka. Sebelum dicabuli, tersangka mengajak korban menonton video porno bersama-sama," katanya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa smartphone dan beberapa pakaian. Pelaku diduga melakukan tindak pidana melanggar pasal 81 82, Undang Undang Perlindungan Anak. "Ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara," ujarnya.

Anton menyebut alasan korban melaporkan kakek dan ayah kandungnya, karena sering dimarahi dan sering dilarang dalam berbagai aktivitas. "Karena ada motif lain, korban ingin bebas tinggal sendiri di rumah, makanya melaporkan ayah dan kakeknya," katanya.

Dari laporan tersebut, lanjut Anton, pihaknya terus melakukan pendalaman psikologi korban maupun keterangan beberapa saksi. Termasuk saksi ahli terkait. "Dalam kasus ini tidak mudah bagi kami dalam menangani perkara ini. Pasalnya keterangan AP selalu berubah ubah. Berdasarkan penilaian saksi ahli dari psikolog, korban juga tidak memiliki kesadaran yang sempurna, suka bercerita bohong, suka membayangkan hal hal yang tidak terjadi," katanya.

Dengan melalui pemeriksaan yang didampingi psikiater dan perlindungan anak, polisi menyingkronkan dengan keterangan saksi hingga ditetapkan NI sebagai pelaku tunggal dalam kasus pemerkosaan AR.

"Intinya, apa yang disampaikan korban tidak semuanya benar dan diakui sendiri oleh korban. Sedang kakek dan ayah korban, masih kami dalami dan sampai sekarang belum ditemukan alat bukti apapun untuk kedua terduga pelaku. Bahkan, juga sudah dikuatkan dengan keterangan saksi, maupun keterangan dari beberapa ahli terkait," pungkasnya. (Mal)

Berita Terbaru

Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Gresik Perkuat Pertanian lewat Modernisasi Irigasi dan Alsintan

Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Gresik Perkuat Pertanian lewat Modernisasi Irigasi dan Alsintan

Jumat, 17 Jul 2026 18:52 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 18:52 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat sektor pertanian sebagai langkah menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus menjaga ketahanan pangan d…

Disdukcapil Surabaya: Bayi Lahir Langsung Dapat Tiga Dokumen Adminduk dan NIK untuk Akses BPJS

Disdukcapil Surabaya: Bayi Lahir Langsung Dapat Tiga Dokumen Adminduk dan NIK untuk Akses BPJS

Jumat, 17 Jul 2026 16:53 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:53 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan setiap bayi yang lahir dari orang tua ber-KTP atau Kartu Keluarga (KK) Surabaya langsung memperoleh t…

19 Desa di Lumajang Terancam Krisis Air, DPRD Jatim Minta Distribusi Air Bersih Ditingkatkan

19 Desa di Lumajang Terancam Krisis Air, DPRD Jatim Minta Distribusi Air Bersih Ditingkatkan

Jumat, 17 Jul 2026 15:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 15:49 WIB

Jurnas.net – Musim kemarau yang mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang mendapat perhatian Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah P…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Bangun Sistem Transmisi Andal demi Dukung Industri Jawa Timur

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Bangun Sistem Transmisi Andal demi Dukung Industri Jawa Timur

Jumat, 17 Jul 2026 14:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:41 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menegaskan komitmennya menghadirkan sistem transmisi tenaga listrik y…

Brigjen Pol Muhammad Irhamni: Simposium Kejahatan SDA-LH Jadi Bekal APH Perkuat Penegakan Hukum

Brigjen Pol Muhammad Irhamni: Simposium Kejahatan SDA-LH Jadi Bekal APH Perkuat Penegakan Hukum

Jumat, 17 Jul 2026 13:13 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:13 WIB

Jurnas.net – Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Muhammad Irhamni, menilai Simposium Nasional Outlook Kejahatan Sumber Daya …

Brigjen Muhammad Irhamni: Kejahatan Lingkungan Harus Ditindak sebagai Kejahatan Terorganisasi Serius

Brigjen Muhammad Irhamni: Kejahatan Lingkungan Harus Ditindak sebagai Kejahatan Terorganisasi Serius

Jumat, 17 Jul 2026 11:24 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:24 WIB

Jurnas.net – Brigjen Pol Muhammad Irhamni mengajak seluruh aparat penegak hukum memperkuat sinergi dan strategi penindakan dalam menghadapi kejahatan di sektor …