Gantikan Hasanuddin di DPRD Jatim, Andy Firasadi Siapkan Pos Bantuan Hukum untuk Warga Desa

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Andy Firasadi, dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Timur melalui mekanisme Pengganti Antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029. (Insani/Jurnas.net)
Andy Firasadi, dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Timur melalui mekanisme Pengganti Antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net – DPRD Provinsi Jawa Timur resmi memiliki anggota baru setelah Andy Firasadi, dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Timur melalui mekanisme Pengganti Antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029. Pelantikan tersebut digelar dalam rapat paripurna DPRD Jatim di Surabaya, Kamis, 25 Juni 2026.

Pelantikan Andy Firasadi menandai berakhirnya proses administrasi PAW yang berlangsung cukup panjang menyusul pemberhentian Hasanuddin dari keanggotaan DPRD Jatim. Selain mengisi kekosongan kursi legislatif, kehadiran Andy diharapkan dapat memperkuat fungsi representasi masyarakat, khususnya dalam bidang pemerintahan dan hukum yang selama ini menjadi fokus pengabdiannya.

Prosesi pengangkatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-1002 Tahun 2026 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Masa Jabatan 2024-2029.

Dalam rapat paripurna, Sekretaris DPRD Jawa Timur, Ali Kuncoro, membacakan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-1001 Tahun 2026 yang meresmikan pemberhentian dengan tidak hormat Hasanuddin sebagai anggota DPRD Jawa Timur masa jabatan 2024-2029. Keputusan tersebut berlaku efektif sejak 6 Maret 2026.

Hasanuddin diketahui tersandung perkara dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang merupakan pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan pemotongan dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas).

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menjelaskan bahwa proses PAW membutuhkan waktu yang tidak singkat karena harus menunggu seluruh tahapan administrasi dan proses hukum yang menjadi dasar penerbitan keputusan pemerintah pusat.

"Kita kemarin proses di Kemendagri yang cukup panjang karena memang harus menunggu proses hukum dan tahapan administrasi lainnya. Setelah surat dari Kemendagri turun, DPRD segera menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku," kata Deni.

Menurutnya, surat keputusan dari Kementerian Dalam Negeri baru diterima DPRD Jatim pada 15 Juni 2026 dan langsung diproses hingga pelaksanaan pelantikan. "Tahapan kita lalui secara prosedural dan semuanya berjalan normal sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Deni menambahkan, setelah resmi dilantik, Andy Firasadi akan kembali bertugas di Komisi A DPRD Jawa Timur yang membidangi pemerintahan, hukum, dan pelayanan publik. Penempatan tersebut dinilai sesuai dengan pengalaman dan kompetensi Andy saat menjabat sebagai anggota DPRD Jatim periode 2019-2024.

Sementara itu, Andy Firasadi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang sebelumnya telah dijalankan, terutama Program Desa Sadar Hukum yang menjadi salah satu fokus kerjanya selama menjabat di periode sebelumnya.

Menurut Andy, masih banyak masyarakat desa yang membutuhkan akses pendampingan hukum yang mudah, cepat, dan terjangkau. Karena itu, dirinya berencana memperluas jangkauan layanan bantuan hukum hingga tingkat desa melalui pembentukan pos bantuan hukum dan penguatan peran paralegal di masyarakat.

"Target saya membangun pos bantuan hukum di masing-masing desa, terutama di daerah pemilihan saya. Masyarakat harus mendapatkan akses hukum yang mudah tanpa harus datang ke Surabaya," ujarnya.

Ia menilai kehadiran pos bantuan hukum di desa dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pendampingan bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan hukum, mulai dari sengketa administrasi, pertanahan, hingga persoalan sosial yang kerap terjadi di tingkat akar rumput.

Selain meningkatkan literasi hukum masyarakat, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kesadaran hukum warga sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui jalur yang tepat dan sesuai ketentuan perundang-undangan. "Bantuan hukum tidak boleh hanya dinikmati masyarakat perkotaan. Warga desa juga harus memiliki akses yang sama terhadap pendampingan hukum dan informasi hukum yang memadai," tandasnya.

Berita Terbaru

UU Reforma Agraria Disahkan, Anas Urbaningrum: Tidak Harus Jadi Komunis untuk Membela Keadilan Tanah

UU Reforma Agraria Disahkan, Anas Urbaningrum: Tidak Harus Jadi Komunis untuk Membela Keadilan Tanah

Rabu, 23 Sep 2026 20:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:43 WIB

Surabaya — Pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria oleh DPR RI pada Selasa, 22 September 2026, dinilai dapat menjadi momentum untuk membenahi k…

CCTV Ungkap Dugaan Pemukulan Louis, Saksi Polisi Sebut Terdakwa Memukul Korban Sambil Berlari

CCTV Ungkap Dugaan Pemukulan Louis, Saksi Polisi Sebut Terdakwa Memukul Korban Sambil Berlari

Rabu, 23 Sep 2026 18:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:27 WIB

Jurnas.net - Rekaman kamera pengawas atau CCTV menjadi sorotan dalam sidang lanjutan perkara dugaan penganiayaan terhadap Louis Prasetya di kawasan Pergudangan …

Pemkot Surabaya Perpanjang Seleksi 10 Posisi Direksi di 5 BUMD

Pemkot Surabaya Perpanjang Seleksi 10 Posisi Direksi di 5 BUMD

Rabu, 23 Sep 2026 17:17 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 17:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperpanjang masa pendaftaran seleksi calon anggota direksi pada lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). P…

Pembukaan Muswil VI KAHMI Jatim Digelar di Trawas, Ini Alasan Tak Jadi di Grahadi

Pembukaan Muswil VI KAHMI Jatim Digelar di Trawas, Ini Alasan Tak Jadi di Grahadi

Rabu, 23 Sep 2026 16:04 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:04 WIB

Jurnas.net — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur memutuskan pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI KAHMI Jatim d…

Liliane Foundation Dukung Banyuwangi Jadi Daerah Inklusif, 155 Anak Disabilitas Dapat Pendampingan

Liliane Foundation Dukung Banyuwangi Jadi Daerah Inklusif, 155 Anak Disabilitas Dapat Pendampingan

Rabu, 23 Sep 2026 13:24 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 13:24 WIB

Jurnas.net – Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperluas pembangunan yang inklusif mendapat dukungan dari Liliane Foundation (LF), lembaga nonpemerintah a…

Temu Karya Taman Budaya ke XXV, Menjaga Konsistensi dan Jiwa Peduli Inklusi

Temu Karya Taman Budaya ke XXV, Menjaga Konsistensi dan Jiwa Peduli Inklusi

Selasa, 22 Sep 2026 16:12 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 16:12 WIB

Jurnas.net - Pameran dan pementasan kebudayaan dari berbagai daerah di Nusantara bakal terselenggara di Taman Budaya Yogyakarta pada 28 September hingga 1…