Pemkot Surabaya Lelang Mobil Dinas Bensin untuk Beralih ke Kendaraan Listrik

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan mobil dinas milik Pemkot Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Puluhan mobil dinas milik Pemkot Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat transformasi penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan sebagai strategi menekan biaya operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) di tengah tren kenaikan harga BBM non-subsidi.

Langkah tersebut ditandai dengan pelelangan seluruh kendaraan operasional berbahan bakar bensin milik Pemkot Surabaya. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran sekaligus mendukung program transisi energi yang tengah didorong pemerintah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, penggunaan kendaraan listrik dinilai lebih efisien dalam jangka panjang karena mampu menekan pengeluaran operasional yang selama ini cukup besar untuk kebutuhan bahan bakar kendaraan dinas.

"Mobil operasional yang menggunakan bensin sudah kami lelang semuanya dan saat ini masih dalam proses. Kami berupaya mengurangi ketergantungan terhadap BBM dengan beralih ke kendaraan listrik," kata Eri, Kamis, 25 Juni 2026.

Menurut Eri, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan menghemat anggaran daerah, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Di tengah meningkatnya harga BBM non-subsidi, pemerintah daerah dituntut melakukan berbagai langkah adaptif agar belanja operasional tidak terus membengkak dan mengganggu program-program pelayanan masyarakat.

Selain mengganti armada kendaraan dinas dengan kendaraan listrik, Pemkot Surabaya juga mulai mengoptimalkan penggunaan sepeda motor untuk mendukung aktivitas lapangan yang tidak memerlukan kendaraan roda empat. "Ini menjadi salah satu strategi efisiensi. Mobilitas tetap berjalan, tetapi biaya operasional bisa ditekan sehingga anggaran dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pelayanan masyarakat yang lebih prioritas," ujarnya.

Meski demikian, Eri mengakui tidak semua armada pemerintah dapat langsung beralih menggunakan energi listrik. Sejumlah kendaraan pelayanan publik yang memiliki karakteristik pekerjaan berat masih sangat bergantung pada bahan bakar solar.

Armada tersebut antara lain truk pengangkut sampah, kendaraan operasional sungai, alat berat pengerukan saluran, kendaraan sektor pekerjaan umum, hingga armada pemadam kebakaran yang setiap hari digunakan untuk melayani kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, Pemkot Surabaya mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar armada pelayanan publik tersebut dapat memperoleh akses BBM subsidi.

Menurut Eri, kendaraan-kendaraan tersebut berbeda dengan kendaraan operasional administratif pemerintahan karena digunakan langsung untuk memberikan layanan kepada masyarakat. "Kendaraan ini digunakan untuk pelayanan masyarakat, bukan untuk kegiatan administratif pemerintahan. Karena itu kami mengajukan agar armada pelayanan publik bisa mendapatkan BBM subsidi," tegasnya.

Ia menjelaskan, sebagian armada persampahan telah memperoleh persetujuan penggunaan BBM subsidi. Namun, pengajuan untuk armada pemadam kebakaran dan kendaraan di sektor pekerjaan umum hingga saat ini masih dalam proses pembahasan bersama kementerian terkait.

Dukungan pemerintah pusat dinilai penting mengingat kenaikan harga solar non-subsidi berpotensi meningkatkan biaya operasional daerah secara signifikan. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut dapat berdampak pada efektivitas pelayanan publik yang setiap hari diberikan kepada masyarakat.

"Kami berharap ada skema yang dapat mendukung operasional armada pelayanan publik sehingga pemerintah daerah tetap dapat menjaga kualitas layanan secara optimal. Sebab kendaraan-kendaraan tersebut digunakan langsung untuk pelayanan dasar masyarakat setiap hari," ungkapnya.

Kebijakan percepatan penggunaan kendaraan listrik ini sekaligus menempatkan Surabaya sebagai salah satu daerah yang mulai serius mengimplementasikan transisi energi di sektor pemerintahan. Selain mendukung efisiensi anggaran, langkah tersebut juga sejalan dengan upaya pengurangan emisi karbon dan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan.

Dengan kombinasi penggunaan kendaraan listrik untuk operasional pemerintahan dan dukungan BBM subsidi bagi armada pelayanan dasar, Pemkot Surabaya berharap dapat menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran, keberlanjutan lingkungan, dan kualitas pelayanan publik bagi warga Kota Pahlawan.

Berita Terbaru

KREAFEST 2026, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI Lawan Hoaks dan Kejahatan Digital

KREAFEST 2026, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI Lawan Hoaks dan Kejahatan Digital

Kamis, 25 Jun 2026 15:04 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 15:04 WIB

Jurnas.net – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Polda Jawa Timur mengajak generasi muda u…

Kemacetan Ketapang Kian Parah, Bupati Ipuk Dorong Pelebaran Jalan hingga Percepatan Tol Probowangi

Kemacetan Ketapang Kian Parah, Bupati Ipuk Dorong Pelebaran Jalan hingga Percepatan Tol Probowangi

Kamis, 25 Jun 2026 14:43 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 14:43 WIB

Jurnas.net – Kemacetan yang kerap terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, terutama saat musim liburan dan periode puncak mobilitas masyarakat, mendorong P…

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, SIER Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, SIER Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah

Kamis, 25 Jun 2026 13:24 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 13:24 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota Holding BUMN Danareksa, kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui k…

Gantikan Hasanuddin di DPRD Jatim, Andy Firasadi Siapkan Pos Bantuan Hukum untuk Warga Desa

Gantikan Hasanuddin di DPRD Jatim, Andy Firasadi Siapkan Pos Bantuan Hukum untuk Warga Desa

Kamis, 25 Jun 2026 12:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 12:29 WIB

Jurnas.net – DPRD Provinsi Jawa Timur resmi memiliki anggota baru setelah Andy Firasadi, dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Timur melalui mekanisme Pengganti A…

SPMB SD Surabaya Tuntas, Dispendik Pastikan Tak Ada Anak Kehilangan Akses Pendidikan

SPMB SD Surabaya Tuntas, Dispendik Pastikan Tak Ada Anak Kehilangan Akses Pendidikan

Kamis, 25 Jun 2026 09:08 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 09:08 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memastikan seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh akses pendidikan pada …

Pertalite Langka di Surabaya, DPRD Jatim Desak Pertamina Transparan dan Percepat Distribusi

Pertalite Langka di Surabaya, DPRD Jatim Desak Pertamina Transparan dan Percepat Distribusi

Rabu, 24 Jun 2026 16:15 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 16:15 WIB

Jurnas.net – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Surabaya mulai memicu k…