Banyuwangi Ekspor 270 Ton Sarden Senilai Rp10 Miliar, Tembus Eropa hingga Timur Tengah

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melepas ekspor sarden. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melepas ekspor sarden. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net – Ketika ketegangan geopolitik dunia memicu lonjakan biaya logistik internasional, industri pengolahan hasil laut di Banyuwangi justru menunjukkan daya tahannya. Sebanyak 270 ton sarden kaleng produksi PT Pacific Harvest Indonesia dilepas menuju pasar ekspor dengan nilai transaksi mencapai Rp10 miliar.

Ekspor yang diberangkatkan menggunakan 10 kontainer itu dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat, 4 Juli 2026. Produk olahan ikan tersebut akan dipasarkan ke sejumlah negara di Eropa, Afrika, Uni Emirat Arab (UEA), Tanzania, Lebanon, hingga Kamboja.

Bagi Jawa Timur, capaian ini tidak sekadar menunjukkan meningkatnya ekspor produk perikanan, tetapi juga menjadi indikator bahwa industri pengolahan hasil laut masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. "Ketika berbagai negara menghadapi dinamika global, kebutuhan terhadap produk ikan siap saji justru meningkat. Ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan industri nasional untuk memperluas pasar ekspor," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, Banyuwangi, khususnya kawasan Muncar, telah lama menjadi salah satu sentra industri pengolahan hasil perikanan terbesar di Indonesia. Kekuatan sektor tersebut perlu terus diperkuat melalui peningkatan daya saing industri hilir agar mampu memberikan nilai tambah lebih besar bagi komoditas perikanan.

Direktur Marketing PT Pacific Harvest Indonesia, Sherly Indrawati Aminoto, mengungkapkan ekspor kali ini merupakan bagian dari pengiriman rutin perusahaan ke berbagai kawasan dunia.

Meski demikian, perusahaan menghadapi tantangan serius berupa kenaikan biaya logistik internasional, terutama untuk pengiriman ke kawasan Timur Tengah. Ongkos pengiriman yang sebelumnya sekitar 700 dolar Amerika Serikat per kontainer kini melonjak hingga 5.000 dolar Amerika Serikat akibat situasi geopolitik global. Namun lonjakan biaya tersebut tidak menghentikan laju ekspor perusahaan.

"Pasar kami tidak hanya Timur Tengah, tetapi juga Eropa, Afrika, Jepang, Australia, dan berbagai negara lainnya. Diversifikasi pasar membuat kami tetap bisa tumbuh meski menghadapi tantangan global," ujar Sherly.

Ia menambahkan, perusahaan saat ini juga tengah memperluas penetrasi pasar ke sejumlah negara baru seperti Meksiko, Korea Selatan, Portugal, Spanyol, hingga beberapa negara di kawasan Amerika Latin sebagai strategi memperkuat ekspor jangka panjang.

Sebelum melepas ekspor, Khofifah juga meresmikan pabrik kemasan kaleng milik PT Sunrise Masami Internasional di Kecamatan Muncar. Kehadiran pabrik tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat rantai pasok industri pengolahan hasil laut nasional.

Pabrik yang dibangun dengan investasi sekitar Rp200 miliar itu memiliki kapasitas produksi mencapai 50 juta kaleng per bulan atau sekitar 600 juta kaleng per tahun, serta menyerap sekitar 200 tenaga kerja. Menurut Khofifah, investasi tersebut akan mengurangi ketergantungan industri terhadap bahan baku kemasan impor sekaligus memperkuat daya saing produk ekspor Indonesia.

Sherly menjelaskan, selama ini sekitar 90 hingga 100 persen kebutuhan kaleng perusahaan masih dipenuhi melalui impor. Padahal, komponen kemasan menyumbang sekitar 35 persen dari total biaya produksi produk makanan kaleng. Kini, melalui kerja sama dengan mitra industri asal Tiongkok, produksi bodi dan tutup kaleng mulai dilakukan di Banyuwangi.

"Dengan produksi kemasan di Banyuwangi, biaya produksi dapat ditekan sekitar 10 hingga 15 persen. Efisiensi ini menjadi modal penting agar produk kami tetap kompetitif di pasar internasional," pungkas Sherly.

Berita Terbaru

Perkuat Kepatuhan Pajak, GP Ansor Jatim Kolaborasi dengan DJP Edukasi Kader dan UMKM

Perkuat Kepatuhan Pajak, GP Ansor Jatim Kolaborasi dengan DJP Edukasi Kader dan UMKM

Selasa, 14 Jul 2026 17:25 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:25 WIB

Jurnas.net – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur resmi menjalin kemitraan strategis dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil D…

Basarnas Surabaya Sisir Area Baru Sejauh 157 Mil Laut, KMN Entok Masih Belum Ditemukan

Basarnas Surabaya Sisir Area Baru Sejauh 157 Mil Laut, KMN Entok Masih Belum Ditemukan

Selasa, 14 Jul 2026 17:18 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:18 WIB

Jurnas.net – Kantor SAR Kelas A Surabaya terus mengintensifkan pencarian terhadap KMN Entok yang dilaporkan belum kembali setelah berangkat mencari ikan dari P…

DPRD Surabaya Edukasi Gen Z, Budi Leksono: Politik Bukan Sekadar Perebutan Kekuasaan

DPRD Surabaya Edukasi Gen Z, Budi Leksono: Politik Bukan Sekadar Perebutan Kekuasaan

Selasa, 14 Jul 2026 16:19 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 16:19 WIB

Jurnas.net – Upaya meningkatkan literasi politik di kalangan generasi muda terus didorong DPRD Surabaya. Salah satunya melalui kunjungan Komunitas Gelora Juang …

Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Selasa, 14 Jul 2026 15:05 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:05 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.…

PKS: APBD Jatim Jangan Hanya Rapi di Laporan, Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

PKS: APBD Jatim Jangan Hanya Rapi di Laporan, Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 14 Jul 2026 14:28 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:28 WIB

Jurnas.net – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Timur melontarkan kritik sekaligus peringatan keras kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar t…

Perekaman KTP-el Surabaya Capai 98,82 Persen, Sebanyak 809.057 Warga Sudah Aktifkan IKD

Perekaman KTP-el Surabaya Capai 98,82 Persen, Sebanyak 809.057 Warga Sudah Aktifkan IKD

Selasa, 14 Jul 2026 13:12 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 13:12 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Upaya tersebut ditandai d…