Enam Polisi dan Tujuh Suporter Dirawat di RS Usai Bentrok Suporter Ultrasmania

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suporter Ultrasmania Gresij bentrok dengan aparat kepolisian di depan pintu masuk ruang VIP Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. (Istimewa)
Suporter Ultrasmania Gresij bentrok dengan aparat kepolisian di depan pintu masuk ruang VIP Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. (Istimewa)

Jurnas.net - Enam anggota kepolisian menjalani perawatan di dua Rumah Sakit (RS), usai bentrok dengan suporter Ultrasmania di luar Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik, Minggu, 19 November 2023. Satu anggota Polres Gresik dan lima orang sisanya personil Polda Jatim.

"Ada enam personil yang dirawat di RS, lima dari Polda Jatim dan satu Kabag Ops Polres Gresik. Semuanya dirawat di dua RS, yakni Semen Gresik dan Petrokimia Gresik," kata Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Wiwit Mariyanto, dikonfirmasi.

Sementara itu, Sekjend Ultras Gresik Abdul Wahab, mengatakan ada beberapa suporter yang terluka imbas gas air mata. Kini mereka dirawat di sejumlah RS, yakni RS Semen Gresik, RSUD Ibnu Sina Gresik, dan Puskesmas Gending.

"Hasil identifikasi kami, ada sekitar tujuh suporter dirawat di RS Semen, enam di RSUD Ibnu Sina Gresik, dan tiga di Puskesmas Gending,” katanya.

Sementara sebagian suporter juga ada yang sudah dibawa pulang, dan beberapa juga masih menjalani perawatan di RS. Salah satunya di Rs Semen Gresik.

Terkait dengan pemicu, lanjut dia, pihaknya belum mengetahui jelas pemicu ricuh suporter dan aparat. Yang jelas, para suporter mengaku kecewa dengan hasil pertandingan yang tidak memuaskan.

“Terlebih bagi Ultras Gresik, Deltras ini sangat rivalitas. Sehingga kemungkinan juga pemicunya dari faktor tersebut. Sehingga terjadi bentrok dengan kepolisian,” ujarnya. (Zul)

Berita Terbaru

SE Wali Kota Surabaya Soal HP Anak: Cegah Radikalisme dan Konten Negatif Sejak Dini

SE Wali Kota Surabaya Soal HP Anak: Cegah Radikalisme dan Konten Negatif Sejak Dini

Kamis, 15 Jan 2026 07:14 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 07:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya membatasi penggunaan gawai di sekolah, tetapi juga membangun ekosistem perlindungan anak di ruang…

Banyuwangi Bagikan Becak Listrik untuk Lansia: Dorong Transportasi Hijau dan Pariwisata Kota

Banyuwangi Bagikan Becak Listrik untuk Lansia: Dorong Transportasi Hijau dan Pariwisata Kota

Kamis, 15 Jan 2026 06:34 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 06:34 WIB

Jurnas.net - Bantuan ratusan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto untuk pengemudi becak lanjut usia di Banyuwangi bukan sekadar program sosial.…

Cegah Gangguan Sejak Dini, PLN Tangani Hotspot Transmisi di Surabaya dan Malang

Cegah Gangguan Sejak Dini, PLN Tangani Hotspot Transmisi di Surabaya dan Malang

Kamis, 15 Jan 2026 05:46 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 05:46 WIB

Jurnas.net - Di saat masyarakat Jawa Timur dan Bali menjalani aktivitas tanpa gangguan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan…

Satgas Premanisme Surabaya Banjir Aduan Warga: Pungli dan Mafia Tanah Paling Dikeluhkan

Satgas Premanisme Surabaya Banjir Aduan Warga: Pungli dan Mafia Tanah Paling Dikeluhkan

Rabu, 14 Jan 2026 18:41 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 18:41 WIB

Jurnas.net - Pembentukan Satuan Tugas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah di Surabaya ternyata tidak sekadar seremoni. Hanya selang beberapa hari sejak mulai…

Surabaya Siapkan Strategi Ekonomi Baru: Tekan Pengangguran dan Cipta Lapangan Kerja 2026

Surabaya Siapkan Strategi Ekonomi Baru: Tekan Pengangguran dan Cipta Lapangan Kerja 2026

Rabu, 14 Jan 2026 16:19 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 16:19 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya mengubah pendekatan pembangunan ekonomi: tidak lagi bertumpu pada proyek fisik semata, tetapi menjadikan kampus, riset,…

Hakim Pertanyakan Penyidik: Pemberi Uang untuk Hentikan Isu Perselingkuhan Kadindik Jatim Tak Ditangkap

Hakim Pertanyakan Penyidik: Pemberi Uang untuk Hentikan Isu Perselingkuhan Kadindik Jatim Tak Ditangkap

Rabu, 14 Jan 2026 15:19 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 15:19 WIB

Jurnas.net - Sidang perkara dugaan pemerasan terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, muncul sorotan baru. Bukan hanya soal…