Ekonomi Banyuwangi Meroket, PLN Tambah Kuota Pasokan Listrik hingga 400 Ribu Watt

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas PLN saat melakukan pengecekan dan penambahan daya listrik. (Dok: Humas PLN UID Jatim)
Petugas PLN saat melakukan pengecekan dan penambahan daya listrik. (Dok: Humas PLN UID Jatim)

Jurnas.net - Melihat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi yang menunjukkan kinerja bagus, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menambah kuota pasokan listrik. Melalui Java Bali Connection (JBC), pasokan listrik ke Banyuwangi akan ditambah menjadi 500 KV atau setara 400 ribu watt.

“Kemarin, sudah bertemu pihak PLN dan menyampaikan rencana membangun infrastruktur jaringan listrik baru, 500 KV. Kita menyambut baik proyek strategis nasional ini. Tentunya akan membuat Banyuwangi menjadi daerah yang semakin menarik untuk investasi,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin, 20 November 2023.

Sebelumnya, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), Anang Yahmadi telah bertemu Bupati Ipuk di Banyuwangi pada Jumat, 17 November 2023.

“Kami berterima kasih karena PLN ikut berperan dalam peningkatan kegiatan ekonomi di Banyuwangi. Karena tersedianya tenaga listrik menjadi salah satu syarat yang diminta oleh investor yang ingin masuk ke daerah,” ujar Ipuk.

Pertumbuhan industri di Kabupaten Banyuwangi tumbuh secara positif dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Ini membuat investasi juga tumbuh, seperti berdirinya Pabrik Gula terbesar di Indonesia di Kecamatan Glenmore hingga masuknya industri kereta api PT INKA. Sejumlah jaringan hotel besar yang juga membutuhkan banyak pasokan listrik.

“Pemkab siap mendukung sesuai kewenangan kita. Semoga berjalan sesuai target pekerjannya,” kata Ipuk.

Sementara itu, General Manager PLN UIP JBTB, Anang Yahmadi, mengatakan JBC merupakan program strategis nasional yang tujuannya untuk meningkatkan kelistrikan terutama di Kabupaten Banyuwangi yang ekonominya tumbuh pesat. Mengacu data BPS, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2022 tercatat 4,43 persen, meningkat dari sebelumnya yang 4,08 persen.

“Saat ini di Banyuwangi masih menggunakan saluran tegangan tinggi 160 KV dan kondisinya sudah pas-pasan artiya kalo mau ditambah lagi penggunanya sudah tidak cukup. Hal ini disebabkan ekonomi daerah yang meningkat, karena pertumbuhan industri baru dan sektor ekonomi lainnya,” ujarnya.

PLN harus menambah listrik dengan membangun infrastruktur jaringan listrik baru, dengan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 KV yang akan membentang mulai Paiton sampai Banyuwangi.

“Kalau diistilahkan ini adalah jalan tol listrik yang akan memperlancar dan menambah kapasitas listrik ke daerah. Dengan jaringan baru ini kebutuhan listrik untuk mendukung industri Banyuwangi akan tercukupi sampai 10 tahun ke depan,” kata Anang.

Saat ini tahapan program JBC sudah memasuki persiapan kontruksi. “Diharapkan tahun depan proyek ini akan mulai dibangun dan akan selesai pada kisaran 2026,” pungkasnya. (Din)

Berita Terbaru

Polda Jawa Timur Bongkar Jaringan Mesiu Ilegal, Dua Pemuda Sidoarjo Ditangkap

Polda Jawa Timur Bongkar Jaringan Mesiu Ilegal, Dua Pemuda Sidoarjo Ditangkap

Selasa, 03 Mar 2026 22:11 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 22:11 WIB

Jurnas.net – Praktik peredaran bahan peledak ilegal berbasis rumahan kembali terbongkar. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur m…

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Eri Cahyadi Surabaya Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Eri Cahyadi Surabaya Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

Selasa, 03 Mar 2026 20:33 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 20:33 WIB

Jurnas.net - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah laporan serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di…

Rokok Lokal Madura Bidik Pasar Asia: RBS Siapkan Ekspansi Internasional

Rokok Lokal Madura Bidik Pasar Asia: RBS Siapkan Ekspansi Internasional

Minggu, 01 Mar 2026 02:28 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 02:28 WIB

Jurnas.net - Pulau Madura selama ini identik dengan komoditas garam. Namun di balik itu, industri rokok lokal juga tumbuh dan berupaya menembus pasar nasional…

DPRD Jatim Kuliti Kinerja Bank Jatim - Bank UMKM: Sehat di Laporan, Tapi Dividen Seret

DPRD Jatim Kuliti Kinerja Bank Jatim - Bank UMKM: Sehat di Laporan, Tapi Dividen Seret

Minggu, 01 Mar 2026 01:07 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 01:07 WIB

Jurnas.net - Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur mulai mengerucutkan fokus pengawasan terhadap dua bank milik daerah, yakni Bank Jatim dan Bank UMKM…

HUT ke-52, SIER Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau dan Berkelanjutan

HUT ke-52, SIER Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau dan Berkelanjutan

Sabtu, 28 Feb 2026 11:33 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 11:33 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-52 tahun, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menegaskan komitmennya untuk terus “naik kelas” melalui transformasi tata k…

PLN UIT JBM Gelar Posyandu Disabilitas untuk Anak Kurang Mampu di Malang

PLN UIT JBM Gelar Posyandu Disabilitas untuk Anak Kurang Mampu di Malang

Senin, 23 Feb 2026 21:16 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:16 WIB

Jurnas.net - Menyambut bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperluas makna pengabdian tak hanya…