Aktor Intelektual Pemicu Kericuhan Suporter Dipimpin Ketua Harian Ultras Gresik

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Empat dari delapan tersangka suporter Ultrasmania. (Dok: Jurnas.net)
Empat dari delapan tersangka suporter Ultrasmania. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Polres Gresik, Jawa Timur, telah menetapkan delapan tersangka suporter Ultrasmania atas kericuhan, di luar Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), punya peran masing-masing. Polisi pun mengungkap peran dari masing-masing delapan tersangka itu.

Dari delapan tersangka, empat di antaranya anak berhadapan dengan hukum (ABH). Sementara empat tersanga sisanya berinisial FJ, 24, warga asal Desa Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik, JH, 20, warga asal Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, MT, 49, asal Kelurahan Kebungson, Gresik, S, 26, asal Kecamatan Cerme. L

Empat tersangka itu, yakni FJ dan JH, berperan sebagai pelemparan batu kepada aparat kepolisian. Lalu MT berperan sebagai aktor intelektual, yang merupakan Ketua Harian Suporter Ultras Gresik. Kemudian tersangka S merupakan Dirjen suporter, berperan mengajak suporter turun ke pintu VIP untuk melakukan protes.

"Aktor intelektual dari aski kericuhan itu adalah tersangka MT. Dia sebagai Ketua Harian Ultras Gresik. Beberapa kelompok perwkailan suporter mengikuti provokasi, hingga menjadi pemicu terjadi bentrokan," kata Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, saat press release di Mapolres Gresik, Selasa, 21 November 2023.

Selain itu, tersangka FJ dan JH melakukan pelemparan batu sebanyak satu kali. Akibatnya, sebanyak 10 personel kepolisian yang tengah bertugas mengalami luka-luka. "Total ada 10 anggota yang mengalami luka-luka. Lima masih dirawat inap di Rs Bhayangkara Surabaya," katanya.

Sementara itu, Wadirreskrimum Polda Jatim, AKBP Pitter Yanottama, menyebut aktor intelektual ini membujuk dan menghasud aksi kekerasan petugas aparat kepolisian. Hingga akhirnya terjadilah bentrokan antara suporter Ultrasmania dengan aparat. "Mereka ini berdalih biarkan terjadi, biar ramai sekalian," ujarnya. (Zul)

Berita Terbaru

Satgas Premanisme Surabaya Banjir Aduan Warga: Pungli dan Mafia Tanah Paling Dikeluhkan

Satgas Premanisme Surabaya Banjir Aduan Warga: Pungli dan Mafia Tanah Paling Dikeluhkan

Rabu, 14 Jan 2026 18:41 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 18:41 WIB

Jurnas.net - Pembentukan Satuan Tugas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah di Surabaya ternyata tidak sekadar seremoni. Hanya selang beberapa hari sejak mulai…

Surabaya Siapkan Strategi Ekonomi Baru: Tekan Pengangguran dan Cipta Lapangan Kerja 2026

Surabaya Siapkan Strategi Ekonomi Baru: Tekan Pengangguran dan Cipta Lapangan Kerja 2026

Rabu, 14 Jan 2026 16:19 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 16:19 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya mengubah pendekatan pembangunan ekonomi: tidak lagi bertumpu pada proyek fisik semata, tetapi menjadikan kampus, riset,…

Hakim Pertanyakan Penyidik: Pemberi Uang untuk Hentikan Isu Perselingkuhan Kadindik Jatim Tak Ditangkap

Hakim Pertanyakan Penyidik: Pemberi Uang untuk Hentikan Isu Perselingkuhan Kadindik Jatim Tak Ditangkap

Rabu, 14 Jan 2026 15:19 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 15:19 WIB

Jurnas.net - Sidang perkara dugaan pemerasan terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai, muncul sorotan baru. Bukan hanya soal…

SMA Taruna Nusantara Malang Resmi Beroperasi: Jatim Disiapkan Jadi Lumbung Pemimpin Nasional

SMA Taruna Nusantara Malang Resmi Beroperasi: Jatim Disiapkan Jadi Lumbung Pemimpin Nasional

Rabu, 14 Jan 2026 14:13 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 14:13 WIB

Jurnas.net - Peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang tidak sekadar penambahan fasilitas pendidikan baru. Kehadiran sekolah berasrama ini menjadi bagian…

Pemerintah Hentikan Ekspor BBL, Kini Indonesia Beralih ke Hilirisasi dan Ekspor Lobster Konsumsi

Pemerintah Hentikan Ekspor BBL, Kini Indonesia Beralih ke Hilirisasi dan Ekspor Lobster Konsumsi

Rabu, 14 Jan 2026 13:07 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 13:07 WIB

Jurnas.net - Penghentian ekspor benih bening lobster (BBL) oleh pemerintah bukan hanya keputusan administratif. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis…

Aksi Mogok Jagal Tak Ganggu Stok Daging, Pemkot Surabaya: Relokasi dan Modernisasi RPH Jalan Terus

Aksi Mogok Jagal Tak Ganggu Stok Daging, Pemkot Surabaya: Relokasi dan Modernisasi RPH Jalan Terus

Rabu, 14 Jan 2026 12:02 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 12:02 WIB

Jurnas.net - Aksi mogok para jagal di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian sempat memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan daging sapi segar di Kota…