Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI. (Dok: Humas Polda Jatim)
Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI. (Dok: Humas Polda Jatim)

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan hukum berkeadilan bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Nanang saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI pada masa persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Mapolda Jawa Timur, Kamis (29/1/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap penegakan hukum dan kinerja institusi kepolisian di daerah.

Nanang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan dari Komisi III DPR RI, serta menegaskan bahwa Polda Jatim membuka diri terhadap kritik dan saran sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat reformasi institusional Polri.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI. Polda Jawa Timur berkomitmen penuh mendukung semangat Reformasi Polri dan terbuka terhadap setiap masukan, saran, maupun kritik konstruktif demi perbaikan layanan kepolisian,” kata Nanang.

Dengan mengusung semangat Jogo Jatim, Nanang menegaskan bahwa reformasi Polri di Jawa Timur tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret, termasuk kesiapan mengimplementasikan KUHP dan KUHAP yang baru secara profesional dan berintegritas.

“Kami memastikan penerapan KUHP dan KUHAP yang baru dapat berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkeadilan. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang humanis,” tegasnya.

Nanang menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur terjaga aman dan kondusif. Kondisi tersebut, kata dia, merupakan hasil sinergi kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Stabilitas kamtibmas di Jawa Timur tidak terlepas dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda di berbagai daerah. Ini menjadi modal penting bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Dalam konteks pembangunan daerah, Nanang juga menegaskan kesiapan Polda Jawa Timur untuk mengawal kepastian hukum dan iklim investasi yang sehat di seluruh wilayah hukumnya. Menurutnya, keamanan dan kepastian hukum merupakan prasyarat utama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Polri Presisi siap mengawal investasi demi kesejahteraan rakyat. Kami memastikan setiap jengkal wilayah hukum Jawa Timur memiliki tradisi penegakan hukum yang kuat, terpercaya, dan tidak meragukan,” pungkas Nanang.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…