Parkir Manual di Surabaya Ditiadakan Mulai Februari 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tempat parkir di Balai Kota Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)
Tempat parkir di Balai Kota Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal meniadakan parkir manual di wilayahnya per Februari 2024. Kebijakan ini untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor parkir.

"Sekarang ini ada dua pilihan parkir, yakni berlangganan atau titik parkir pakai QRIS tanpa manual. Jadi di situ ada jaminan antara tukang parkir atau jukir dengan pemerintah,” kata Eri, Senin, 8 Januari 2024.

Menurut Eri, dua skema pembayaran parkir menggunakan QRIS, dan parkir berlangganan itu bakal diterapkan efektif pada Februari 2024. Dia mengaku kebijakan ini sudah disosialisasikan sejak Desember 2023.

"Ini sesuai yang tertuang dalam kontrak kinerja Dinas Perhubungan (Dishub). Nanti mulai Februari sudah tidak ada lagi, karena itu kontrak kinerjanya Dishub," katanya.

Kemudiaj untuk pembagian hasil dengan jukir, lanjut dia, akan disepakati presentase 70 dan 30 persen, atau 60 dan 40 persen. Intinya, presentasi paling banyak untuk pemkot, bukan si penjaga parkir.

"Dulu keputusannya 70 dan 30, dan 60 dan 40 (persen). Sehingga kami memastikan yang diterima jukir sesuai dengan pendapatan yang masuk," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Aning Rahmawati, menyebut realisasi PAD sektor parkir 2023 hanya tercapai Rp22 miliar dari target Rp60 miliar. Sementara tahun 2024, target PAD untuk sektor parkir dinaikkan lagi menjadi Rp65 miliar.

"Ini masuk IKO dinas perhubungan. Akhir tahun 2023 kita lihat sebelum 31 Desember masuk Rp22 miliar, gak ada 50 persen dari target yang harusnya tercapai Rp60 miliar," katanya.

Menurut Aning, capaian PAD sektor parkir paling buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya. Padahal, hasil kajian potensi parkir hanya mampu menyumbang maksimal Rp40 miliar. "Berdasarkan sampling hasil kajian, Rp40 miliar potensi dari parkir. Tapi dinas dipaksa untuk Rp60 miliar, dibanding tahun-tahun sebelumnya (paling) buruk," tandasnya.

Berita Terbaru

Ramadan Penuh Berkah, PLN Nyalakan 350 Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Pra Sejahtera Jatim

Ramadan Penuh Berkah, PLN Nyalakan 350 Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Pra Sejahtera Jatim

Kamis, 05 Mar 2026 10:46 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 10:46 WIB

Jurnas.net - Momentum Ramadan dimaknai sebagai ajang berbagi dan memperluas manfaat. PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream (LUTD) menyalakan…

Polda Jawa Timur Bongkar Jaringan Mesiu Ilegal, Dua Pemuda Sidoarjo Ditangkap

Polda Jawa Timur Bongkar Jaringan Mesiu Ilegal, Dua Pemuda Sidoarjo Ditangkap

Selasa, 03 Mar 2026 22:11 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 22:11 WIB

Jurnas.net – Praktik peredaran bahan peledak ilegal berbasis rumahan kembali terbongkar. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur m…

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Eri Cahyadi Surabaya Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Eri Cahyadi Surabaya Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

Selasa, 03 Mar 2026 20:33 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 20:33 WIB

Jurnas.net - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah laporan serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di…

PLN Perkuat Backbone 500 kV Paiton–Grati Tanpa Padam Listrik

PLN Perkuat Backbone 500 kV Paiton–Grati Tanpa Padam Listrik

Selasa, 03 Mar 2026 14:56 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 14:56 WIB

Jurnas.net - Menjelang meningkatnya kebutuhan listrik selama bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT…

Rokok Lokal Madura Bidik Pasar Asia: RBS Siapkan Ekspansi Internasional

Rokok Lokal Madura Bidik Pasar Asia: RBS Siapkan Ekspansi Internasional

Minggu, 01 Mar 2026 02:28 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 02:28 WIB

Jurnas.net - Pulau Madura selama ini identik dengan komoditas garam. Namun di balik itu, industri rokok lokal juga tumbuh dan berupaya menembus pasar nasional…

DPRD Jatim Kuliti Kinerja Bank Jatim - Bank UMKM: Sehat di Laporan, Tapi Dividen Seret

DPRD Jatim Kuliti Kinerja Bank Jatim - Bank UMKM: Sehat di Laporan, Tapi Dividen Seret

Minggu, 01 Mar 2026 01:07 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 01:07 WIB

Jurnas.net - Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur mulai mengerucutkan fokus pengawasan terhadap dua bank milik daerah, yakni Bank Jatim dan Bank UMKM…