Pemprov Jatim Pangkas Perjalanan Dinas 50% Demi Efisiensi Anggaran

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono. (Dok: Humas Pemprov Jatim)
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono. (Dok: Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memangkas anggaran perjalanan dinas (Perdin) hingga 50 persen. Kebijakan ini menindaklanjuti aturan dari pemerintah pusat yang menerapkan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 tentang penghematan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kami akan memangkas anggaran perjalanan dinas sebesar 50 persen. Selain itu, kegiatan seremonial dan pertemuan juga akan dikurangi," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, M. Yasin, Rabu, 12 Februari 2025.

Nantinya, kata Yasin, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menghitung besaran efisiensi yang bisa dilakukan, sesuai dengan target penghematan yang sejalan dengan pemangkasan dana transfer dari pusat.

"Nanti setiap OPD akan menyesuaikan penghematan anggaran. Tapi tidak semua perjalanan dinas bisa dihilangkan, misalnya untuk Inspektorat, yang pekerjaannya memang membutuhkan perjalanan dinas," katanya.

Baca Juga : Banyuwangi Perkuat Digitalisasi dan Infrastruktur Untuk Efisiensi Anggaran

Selaim perjalanan dinas, kata Yasin, bahwa sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) No. 29 Tahun 2025, pemerintah pusat juga tidak mentransfer dana sebesar Rp200 miliar yang seharusnya dialokasikan untuk Jawa Timur. Untuk menutupi kekurangan tersebut, Pemprov Jatim akan melakukan penyesuaian dalam APBD.

"Dana transfer dari pusat ke Jatim dikurangi sekitar Rp200 miliar. Oleh karena itu, kita harus menyesuaikan anggaran dalam APBD untuk mengganti dana yang tidak ditransfer tersebut," katanya.

Yasin menegaskan bahwa efisiensi ini tidak akan mengganggu program prioritas Pemprov Jatim, terutama yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti pelayanan publik dan kesejahteraan warga.

"Kami memastikan bahwa efisiensi ini tetap berpihak pada masyarakat. Anggaran akan difokuskan untuk meningkatkan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Berita Terbaru

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Oleh : Abdul Khalid Boyan Peneliti LPPM Universitas Arya Wangsa (UAW)    Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz, yang akrab disapa Gus Kikin, sebagai Ketua Umum …

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…