Perjuangan Milenial Asal Bawean Hingga Lolos Sebagai Anggota DPRD Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hasanuddin, putra daerah asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Hasanuddin, putra daerah asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Belum ada sejarah kalangan milenial putra daerah asal Pulau Bawean duduk menjadi legislator di DPRD Provinsi Jawa Timur. Dia adalah Hasanuddin, caleg dari PDI Perjuangan yang nantinya bakal dilantik pada 31 Agustus 2024 mendatang.

Hasanuddin lolos sebagai wakil rakyat dengan mendapatkan 62.289 suara, dengan perolehan suara PDIP sebanyak 208.212 suara. Dengan demikian Hasan menduduki kursi urutan kedua di daerah pemilihan (dapil) XIII Gresik - Lamongan. Kursi pertama diraih PKB dengan mendapatkan 349.961 suara, alias tertinggi di dapil tersebut.

Baca Juga : Dua Putra Asal Pulau Bawean Lolos DPRD Jawa Timur Pada Pileg 2024

Dalam dunia politik, pria kelahiran 2 April 1984 asal Pulau Bawean itu tergolong baru. Meski aktif di parpol nasionalis, pria yang akrab disapa Hasan itu terkenal sosok santri tulen. Bapak empat anak itu pernah mengeyam pesantren mulai kecil yakni di Ponpes Bata-bata Sumenep hingga di Situbondo Jawa Timur.

Selanjutnya, Hasan menempuh pendidikan perguruan tinggi S1 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya pada tahun 2004. Kemudian Hasan melanjutkan S2 di Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya. Selama kuliah, Hasan juga aktif dalam organisasi muda Nadhatul Ulama (NU) yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Tak hanya itu, Hasan juga aktif berorganisasi di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) baik fakultas maupun universitas. Sementara di luar kampus, Hasan juga aktif dalam organisasi daerah (orda) bernama Ikatan Mahasiswa Bawean di Surabaya (IMBAS), dan Persatuan Mahasiswa Bawean (PMB). Bahkan, Hasan bisa dikata menjadi pionir dalam dua orda tersebut.

Baca Juga : TKD Jatim Berisyarat Khofifah ‘Tak Gandeng’ Emil Dardak di Pilgub Jatim 2024 

Setelah lulus kuliah, Hasan aktif dalam berbagai organisasi politik, akademisi hingga menjadi pengusaha. Ia terjun ke politik dimulai dari bawah, masuk dalam politisi muda dan menjadi Sekretaris Banteng Muda Jawa Timur, organisasi sayap pemuda PDI Perjuangan.

Kini, suami Amalia ini mendapatkan suara terbanyak di PDI Perjuangan, dan lolos sebagai caleg DPRD Provinsi Jawa Timur masa jabatan priode 2024 - 2029. Ia bakal dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur pada 31 Agustus 2024 mendatang.

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …