Petugas Meninggal Saat Pilkada Serentak 2024 di Jatim Bertambah Tiga Jadi Lima Orang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisioner KPU Jawa Timur menggelar jumpa pers terkait Pilkada serentak 2024. (Insani/Jurnas.net)
Komisioner KPU Jawa Timur menggelar jumpa pers terkait Pilkada serentak 2024. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Jumlah petugas pemungutan suara meninggal di Jawa Timur bertambah tiga menjadi lima orang. Semuanya meninggal saat bertugas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Jatim.

"Kami menyampaikan turut berkabung atas petugas pemungutan suara yang meninggal. Mereka gugur saat menjalankan tugasnya di TPS," kata Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Eka Wisnu Wardhana, Jumat, 29 November 2024.

Adapun tiga orang yang baru meninggal itu, yakni satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Sampang, satu petugas Linmas di Kabupaten Kediri, dan satu di Kota Kediri. Kesemuanya meninggal karena kelelahan saat bertugas dalam pemungutan suara di TPS.

"Petugas yang meninggal dunia ini karena kelalahan saat menjalankan tugasnya. Jadi, faktor kelelahan menjadi penyebab utamanya," katanya.

Baca Juga : Khofifah Imbau Relawan Tak Euforia Unggul Hasil Hitung Cepat Pilgub Jatim

[caption id="attachment_6448" align="alignnone" width="1080"] Komisioner KPU Jawa Timur menggelar jumpa pers terkait Pilkada serentak 2024. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

Wisnu mengaku pihaknya sudah minta tim KPU di kabupaten/kota yang bersangkutan untuk memproses administrasinya. Tujuannya agar petugas meninggal mendapatkan haknya berupa biaya kematian dan santunan dari KPU.

"Tim kami di KPU kabupaten, panitia pemilihan kecamatan (PPK), dan panitia pemungutan suara (PPS) untuk segera mengurus proses pemakaman, dan administrasi. Ini adalah tanggung jawab kami untuk memastikan mereka mendapatkan haknya," ujarnya.

Selain tiga petugas meninggal, Wisnu menyebut ada 7 petugas pemungutan suara mengalami sakit saat bertugas. Kejadian ini merupakan risiko yang selalu mengintai petugas ad hoc, yang harus bekerja keras dari tahap persiapan hingga proses penghitungan suara.

"Rinciannya, satu petugas masing-masing di Pamekasan, Pasuruan, Kota Malang, Mojokerto, Ngawi, Banyuwangi, dan Tulungagung dilaporkan jatuh sakit dan sedang dirawat di rumah sakit terdekat di daerahnya," ujarnya.

Wisnu berharap tidak ada lagi korban yang berjatuhan. Kini pihaknya terus memantau kondisi kesehatan para petugas di lapangan. "Semoga tidak ada lagi korban. Semua petugas adalah pahlawan demokrasi, mereka berjuang untuk memastikan suara rakyat tersalurkan," katanya.

Sementara itu, Pilkada Jawa Timur 2024, terdapat di 60.751 TPS, 3.330 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), KPPS sejumlah 425.166 orang, kemudian petugas ketertiban Tempat Pemungutan Suara (TPS) 121.476 orang.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi agenda musiman atau sekadar respons darurat. Melalui Apel Kesiapsiagaan…

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…