Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pesta Sesama Jenis di Surabaya: 34 Pria Diperiksa Intensif

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan Gay diciduk polisi saat pesta sesama jenis di Surabaya. (Tangkapan layar video viral)
Puluhan Gay diciduk polisi saat pesta sesama jenis di Surabaya. (Tangkapan layar video viral)

Jurnas.net - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya akhirnya menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus pesta terlarang yang melibatkan 34 pria di salah satu hotel di kawasan Jalan Ngagel, Surabaya, pada Minggu dini hari, 19 Oktober 2025.

“Iya, sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, Rabu, 22 Oktober 2025.

Meski demikian, Edy belum membeberkan jumlah tersangka maupun peran masing-masing dalam kasus tersebut. Ia juga belum menjelaskan pasal yang akan disangkakan kepada mereka. “Detailnya nanti akan kami sampaikan dalam rilis resmi,” katanya.

Baca Juga : Polisi Ciduk Puluhan Gay Saat Pesta Sesama Jenis di Surabaya

Edy menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, para peserta pesta tersebut berasal dari berbagai daerah, di antaranya Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan Bandung. Saat ini, polisi masih terus mendalami peran setiap individu, termasuk kemungkinan adanya pihak penyelenggara maupun penyebar undangan kegiatan itu.

“Kami akan memastikan apakah terdapat unsur pidana yang bisa diproses lebih lanjut, termasuk kemungkinan pelanggaran terhadap norma kesusilaan dan aturan hukum lainnya,” tegas Edy.

Sebelumnya, pesta terlarang tersebut digerebek oleh gabungan anggota Polsek Wonokromo dan Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Minggu dini hari (19/10/2025). Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan 34 pria yang diduga terlibat dalam kegiatan tersebut. Seluruhnya langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…