Kepala SMAN 15 Surabaya, Johanes Mardijono, membenarkan adanya keluhan siswa. Ia menjelaskan, selama delapan hari sebelumnya, penyediaan makanan berjalan lancar tanpa ada masalah kualitas.
“Selama delapan hari, anak-anak kami selalu menerima makanan yang layak dan bahkan mereka menilai menunya enak. Namun memang pada hari kesembilan ini, ada salah satu sayur dalam kotak makanan yang kondisinya memang tidak segar lagi, sehingga menuai keluhan siswa,” kata Johanes.
Menu MBG di SMAN 15 Surabaya diketahui disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gayungan. Atas kejadian tersebut, pihak sekolah segera melakukan koordinasi dengan SPPG, untuk mengevaluasi distribusi dan memastikan kualitas makanan tetap terjaga di hari-hari berikutnya.
"Kami berharap insiden serupa tidak terulang kembali. Kami sudah menyampaikan langsung kepada penyedia agar lebih ketat dalam pengawasan, karena program ini sangat bermanfaat bagi siswa,” kata Johanes.
Baca Juga : Makanan Bergizi Gratis di SD Tempat Khofifah Sekolah Ditemukan Ulat dan Lalat
[caption id="attachment_8557" align="alignnone" width="1080"]
Menu makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 15 Surabaya. (Istimewa)[/caption]
Seperti diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program pemerintah pusat yang mulai dijalankan di Surabaya pada awal tahun 2025.
Tujuan utamanya adalah memastikan anak sekolah menerima asupan gizi yang cukup melalui menu makanan yang seimbang, agar mendukung kesehatan, daya tahan tubuh, dan konsentrasi belajar.
Di Surabaya, pelaksanaan MBG melibatkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Badan Gizi Nasional (BGN), dan penyedia layanan gizi. Dispendik berperan sebagai fasilitator dan lokasi sekolah, sedangkan BGN mengatur menu, distribusi, dan pengawasan.
Program ini berjalan secara bertahap diawali di beberapa sekolah sebagai percobaan/ujicoba, kemudian diperluas seiring waktu. Sejumlah tantangan muncul seperti verifikasi penyedia makanan (mis. dapur umum), distribusi, dan penyimpanan agar kualitas makanan tetap baik.
Berikut sejumlah sekolah di Surabaya yang sudah terealisasi MBG, yakni SD Taquma, SMP Negeri 13 Surabaya, SMA Negeri 10 Surabaya, SMK PGRI 1 Surabaya, yang kesemuanya masuk Kecamatan Wonocolo. Lalu di SDN Penjaringansari 1, SDN Penjaringansari 2, MTs 3 Surabaya, dan MAN Surabaya, dan semuanya masuk Kecamatan Rungkut. Total siswa yang menerima MBG pada tahap tersebut sebanyak 6.159 siswa.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Golkar Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik 2029, Ali Mufthi: Musda Tuntas, Kini Bidik Pemilih Muda
Jumat, 31 Jul 2026 19:43 WIB
Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mulai mengakselerasi konsolidasi organisasi sebagai langkah awal menghadapi Pemilu 2029.…
Bupati Gresik Buka MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis Disiapkan untuk Putus Rantai Kemiskinan
Jumat, 31 Jul 2026 17:16 WIB
Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Permanen di Desa…
Kado HUT Ke-81 RI, Pemprov Jatim Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Beri Insentif untuk Buruh serta Ojol
Jumat, 31 Jul 2026 15:26 WIB
Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggulirkan program pembebasan pajak kendaraan bermotor sepanjang Agustus 2026, berdasarkan Keputusan…
Kapal Express Bahari 3F Rusak Disenggol Tanker hingga Batal Berlayar, Bagaimana Hak Penumpang atas Kompensasi?
Jumat, 31 Jul 2026 14:36 WIB
Jurnas.net - Insiden senggolan yang merusak KM Express Bahari 3F kembali memicu terganggunya layanan penyeberangan Gresik–Pulau Bawean. Di tengah keterbatasan a…
Mengukur Keberhasilan Pemerintah: Apakah Survei Kepuasan Sudah Cukup?
Jumat, 31 Jul 2026 13:26 WIB
Oleh: Ir. Jailani, S.T., M.M. Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Di negara demokrasi, survei opini publik telah menjadi salah satu…
DPRD Jatim Dukung Putusan MK Pisahkan Anggaran MBG dari Pendidikan, Puguh: Mutu Sekolah Harus Jadi Prioritas
Jumat, 31 Jul 2026 09:18 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menyambut positif putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa anggaran Program M…