Peternak Ayam Menjerit, Fraksi PKS DPRD Jatim Minta Program MBG Serap Produksi Telur Lokal

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ayam petelur. (Istimewa)
Ayam petelur. (Istimewa)

Jurnas.net – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Khusnul Khuluk meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk membantu peternak ayam petelur yang saat ini terpukul akibat anjloknya harga telur di pasaran.

Menurut legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, kondisi saat ini membuat banyak peternak kesulitan bertahan karena harga jual telur tidak lagi sebanding dengan biaya produksi yang terus meningkat, terutama harga pakan ternak.

“Kalau pemerintah benar-benar ingin membantu peternak ayam petelur, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menggencarkan kembali konsumsi telur, termasuk melalui program MBG atau Makan Bergizi Gratis. Menu telur perlu lebih sering dimasukkan, misalnya dua kali dalam seminggu, sehingga produksi telur peternak bisa terserap,” kata Khusnul, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi solusi ganda karena selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, juga mampu menjaga stabilitas harga telur di tingkat peternak. Menurutnya, meningkatnya penyerapan telur melalui program pemerintah dapat membantu mengurangi tekanan harga yang saat ini dirasakan peternak di berbagai daerah.

Selain faktor produksi yang tinggi, Khusnul menilai melemahnya daya beli masyarakat juga menjadi penyebab turunnya konsumsi telur dan produk pangan lainnya. “Memang ada dampak dari kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini belum baik-baik saja. Akibatnya konsumsi telur, daging, dan kebutuhan lainnya ikut menurun,” katanya.

Ia mengingatkan, apabila kondisi tersebut terus dibiarkan tanpa intervensi pemerintah, banyak peternak kecil berpotensi gulung tikar karena tidak mampu menutup biaya operasional harian. Karena itu, Khusnul mendorong pemerintah menyiapkan skema bantuan atau subsidi sementara agar peternak tetap bisa bertahan di tengah anjloknya harga telur.

“Kalau pasar belum mampu menyerap produksi telur yang ada, pemerintah perlu hadir memberikan subsidi agar peternak tetap bisa bertahan dan tidak sampai gulung tikar,” tegasnya.

Selain penyerapan produksi, Khusnul juga meminta pemerintah membantu menekan harga pakan ternak yang selama ini menjadi komponen biaya terbesar dalam usaha peternakan ayam petelur. Menurutnya, stabilisasi harga pakan menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak sekaligus menstabilkan harga telur di tingkat produsen.

“Harapannya pemerintah juga bisa membantu menekan harga pakan, terutama bahan impor seperti jagung dan lainnya, sehingga harga telur bisa kembali stabil,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Jurnas.net – Polemik di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menjadi sorotan publik setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, …

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi…

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengirimkan kontingen terbaik untuk b…

Surabaya Cetak Pemimpin Pemadam Kebakaran Bersertifikat, Siap Hadapi Situasi Darurat Berisiko Tinggi

Surabaya Cetak Pemimpin Pemadam Kebakaran Bersertifikat, Siap Hadapi Situasi Darurat Berisiko Tinggi

Jumat, 12 Jun 2026 09:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 09:53 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kualitas layanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan dengan menyiapkan sumber daya m…