34 Daerah di Jatim Belum Tuntaskan SABH Koperasi Merah Putih

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat pengharmonisasian Raperkada KD/KMP secara serentak di Jatim. (Dok: Humas Kemenkumham Jatim)
Rapat pengharmonisasian Raperkada KD/KMP secara serentak di Jatim. (Dok: Humas Kemenkumham Jatim)

Jurnas.net - Sebanyak 4 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur telah menuntaskan tahapan pengesahan Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) koperasi Merah Putih. Artinya, masih ada 34 daerah di Jatim belum menyelesaikan SABH.

"Empat daerah sudah selesai SABH koperasi Merah Putih-nya. Ini adalah kemajuan konkret yang harus diapresiasi," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur, Haris Sukamto, Rabu, 4 Juni 2025.

Haris menegaskan bahwa setelah harmonisasi rampung, pemerintah daerah kini dapat melanjutkan ke tahap penyusunan dan pengundangan peraturan kepala daerah.

“Kami pastikan draf raperkada telah sesuai nomenklatur dan kondisi masing-masing daerah. Selanjutnya, tinggal bagaimana daerah segera bergerak mengesahkan dan melaksanakan," katanya.

Dalam penjelasan teknis, Haris menggarisbawahi pentingnya penggunaan bahasa hukum yang sesuai, definisi yang mengacu pada undang-undang, serta penyesuaian kewenangan dalam penyebutan pejabat. "Termasuk struktur satuan tugas dan penyebutan ‘Gubernur’ yang harus disesuaikan menjadi ‘Gubernur Jawa Timur’," ujarnya.

Baca Juga : Kemenkumham Sahkan 3.299 Koperasi Desa Merah Putih di Jatim

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, memberikan apresiasi khusus atas tuntasnya harmonisasi di seluruh daerah serta capaian empat daerah dalam menyelesaikan SABH koperasi.

“Ini membuktikan bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan Kanwil Kemenkumham Jatim telah berjalan efektif. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah pengesahan badan hukum KD/KMP tertinggi secara nasional,” kata Adhy.

Untuk memperkuat dampak program, Pemprov Jatim meningkatkan dukungan anggaran dari semula 1.500 koperasi menjadi 3.000 koperasi. Adhy menyatakan bahwa pihaknya tengah menunggu perubahan anggaran (P-APBD) agar pembayaran jasa notaris dapat direalisasikan.

Adhy juga mengajak seluruh pihak untuk memastikan keberlanjutan koperasi setelah tahap regulasi rampung. Ia menekankan pentingnya operasional yang sehat, produktif, dan mendukung ketahanan ekonomi maupun pangan di tingkat lokal.

“Kepercayaan terhadap program ini harus dijaga. Legalitasnya selesai, kini saatnya kita pastikan koperasi ini benar-benar aktif dan berkontribusi,” tandasnya.

Berita Terbaru

Antusiasme Tinggi, SIER Tambah Armada Mudik Gratis Jadi 12 Bus Jelang Lebaran 2026

Antusiasme Tinggi, SIER Tambah Armada Mudik Gratis Jadi 12 Bus Jelang Lebaran 2026

Rabu, 18 Mar 2026 11:01 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 11:01 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dengan m…

Suramadu dalam Bayang-Bayang Risiko: Antara Kelalaian dan Ancaman Nyata Saat Mudik Lebaran

Suramadu dalam Bayang-Bayang Risiko: Antara Kelalaian dan Ancaman Nyata Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 09:24 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net – Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, Jembatan Suramadu justru berada dalam sorotan tajam. Bukan karena kesiapan infrastruktur, melainkan akibat m…

Geopolitik Memanas, Jatim Tetap Optimistis Kejar Target Investasi Rp147,7 Triliun di 2026

Geopolitik Memanas, Jatim Tetap Optimistis Kejar Target Investasi Rp147,7 Triliun di 2026

Rabu, 18 Mar 2026 03:52 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 03:52 WIB

Jurnas.net – Memanasnya tensi geopolitik global akibat konflik antara Iran, Israel, serta keterlibatan Amerika Serikat mulai menjadi perhatian terhadap s…

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Jurnas.net - Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berpotensi kembali mengalami perbedaan di Indonesia. Sejumlah organisasi Islam dan…

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang…

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…