KDMP Banyuwangi Jadi Pusat Ekonomi Baru Berbasis Digital: Target 80 Ribu Koperasi Desa

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, di sela meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, di sela meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Pemerintah terus mendorong model ekonomi kerakyatan berbasis desa melalui peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Salah satu yang diresmikan adalah KDMP Tukang Kayu di Kecamatan Banyuwangi. Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa kehadiran KDMP bukan sekadar koperasi, melainkan pusat layanan ekonomi terpadu yang akan menjadi “mesin penggerak” modernisasi desa.

KDMP Tukang Kayu merupakan satu dari 217 KDMP yang telah berdiri di seluruh desa/kelurahan di Banyuwangi, menandai daerah ini sebagai salah satu wilayah paling progresif dalam implementasi program prioritas Presiden Prabowo terkait penguatan ekonomi rakyat.

“Peresmian ini menandai beroperasinya pusat ekonomi baru di tingkat kelurahan. KDMP ini bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi wadah yang terintegrasi dengan produk UMKM, layanan pangan, hingga pembiayaan,” kata Menkop Ferry, Rabu, 10 Desember 2025.

Menurut Menkop, pemerintah menargetkan 80.000 KDMP di seluruh Indonesia. Setiap KDMP akan dirancang modern dengan menekankan digitalisasi sistem, integrasi usaha produktif di tingkat desa, hingga penggunaan koperasi sebagai pusat layanan sosial dan kesehatan masyarakat.

Menkop menilai KDMP Tukang Kayu sudah menunjukkan arah modernisasi, meski masih membutuhkan penyempurnaan. “Pengelolaan modern sudah terlihat berjalan. Ke depan akan terus diperbaiki agar semakin profesional dan berdaya saing,” katanya.

Ia juga meminta KDMP Tukang Kayu menjadi pengungkit ekonomi lokal dengan melibatkan lebih banyak UMKM, membina produksi, memastikan pembiayaan, hingga mendukung pemasaran.

Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo menegaskan bahwa Pemkab siap menjadi motor pendampingan KDMP, baik dari sisi kelembagaan maupun bisnis. "Kami bantu mencarikan jaringan usaha dan mengarahkan potensi yang bisa menjadi unggulan koperasi. Targetnya seluruh KDMP di Banyuwangi berjalan sesuai standar dan berdampak nyata,” kata Guntur.

600 Anggota Terdaftar, 23 UMKM Bergabung
Pengelola KDMP Tukang Kayu, Imam Maskun memaparkan bahwa KDMP kini telah memiliki 600 anggota resmi yang terdaftar melalui Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkopdes), serta menaungi 23 UMKM lokal.

Sejumlah lini usaha telah berjalan, mulai dari gerai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, etalase produk UMKM (kuliner, kerajinan, komoditas), layanan simpan pinjam, hingga penggunaan merek kolektif yang dapat digunakan bersama untuk memperkuat branding produk desa.

“Kami menyediakan kebutuhan pokok dan memfasilitasi pemasaran produk UMKM. Merek kolektif ini membantu produk lokal naik kelas dan lebih mudah masuk pasar,” jelas Imam.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…