Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Banyuwangi Tembus Rp150 Ribu per Kg

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu penjual daging di Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Salah satu penjual daging di Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Permintaan daging sapi di Kabupaten Banyuwangi meningkat tajam menjelang perayaan Idul Fitri. Lonjakan konsumsi masyarakat tersebut berdampak pada meningkatnya jumlah pemotongan sapi di rumah potong hewan sekaligus mendorong kenaikan harga daging di pasar tradisional.

Jika pada hari biasa pemotongan hanya berkisar 20–30 ekor sapi per hari, kini jumlahnya melonjak hingga 60 ekor sapi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di Pasar Blambangan, harga daging sapi pada Rabu (11/3/2026) tercatat mencapai Rp145 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram, naik dari harga normal yang berkisar Rp125 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Blambangan, Badrus, mengaku penjualan daging meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Biasanya ia menjual daging dari dua ekor sapi per hari, namun menjelang Lebaran permintaan meningkat hingga tiga ekor sapi per hari. "Permintaan naik menjelang Lebaran. Sekarang sehari bisa tiga ekor dan selalu habis,” kata Badrus, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurut Badrus, tingginya kebutuhan masyarakat membuat stok daging yang ia jual selalu habis dalam waktu singkat setelah pemotongan. Lonjakan permintaan tersebut juga dipicu meningkatnya aktivitas usaha kuliner, terutama produksi bakso dan berbagai olahan daging yang banyak dicari masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Untuk memastikan daging yang beredar tetap aman, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi melakukan inspeksi di sejumlah pasar tradisional. Tim petugas diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan kualitas daging sapi secara serentak, termasuk melalui rapid test guna memastikan daging memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan daging yang beredar di pasar aman untuk dikonsumsi. “Tidak ditemukan daging oplosan, gelonggongan, maupun yang mengandung bahan kimia berbahaya. Masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Danang.

Ia menjelaskan konsumsi daging sapi di Banyuwangi meningkat hingga 80 persen dibanding hari biasa. Data sementara menunjukkan hingga pukul 01.00 WIB tercatat 41 ekor sapi telah dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH), dan jumlah tersebut masih terus bertambah. Secara umum, produksi daging sapi di Banyuwangi biasanya berkisar 3 hingga 3,5 ton per hari, namun menjelang Lebaran meningkat hampir dua kali lipat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi Nanang Sugiharto menjelaskan kenaikan konsumsi daging juga dipicu meningkatnya kebutuhan bahan baku untuk industri bakso. “Biasanya mendekati Lebaran konsumsi bisa naik hingga hampir 100 persen. Tapi stok tetap aman karena populasi sapi di Banyuwangi mencapai sekitar 100 ribu ekor,” ujarnya.

Selain daging sapi, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap daging ayam yang beredar di pasar tradisional. Hasil pemeriksaan menunjukkan daging ayam yang dijual pedagang juga memenuhi standar kesehatan dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Berita Terbaru

3.283 Warga Surabaya Ajukan Sanggahan Desil, 1.845 Data Turun

3.283 Warga Surabaya Ajukan Sanggahan Desil, 1.845 Data Turun

Senin, 07 Sep 2026 17:02 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:02 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memfasilitasi masyarakat untuk memperbarui data desil agar sesuai dengan kondisi sosial ekonomi s…

Karhutla Kepung 5 Kawasan Gunung di Jatim, Semeru Terparah Capai 600 Hektare

Karhutla Kepung 5 Kawasan Gunung di Jatim, Semeru Terparah Capai 600 Hektare

Senin, 07 Sep 2026 13:32 WIB

Senin, 07 Sep 2026 13:32 WIB

Jurnas.net - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di lima kawasan pegunungan di Jawa…

Karhutla Ijen Sulit Dijangkau, Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api

Karhutla Ijen Sulit Dijangkau, Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api

Senin, 07 Sep 2026 11:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 11:24 WIB

Jurnas.net – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, diperkuat dengan operasi udara. Helikopter water bombing m…

Warga Kedungdoro Keluhkan Sampah Tak Diangkut 16 Hari, Ini Sikap Pemkot Surabaya

Warga Kedungdoro Keluhkan Sampah Tak Diangkut 16 Hari, Ini Sikap Pemkot Surabaya

Senin, 07 Sep 2026 10:14 WIB

Senin, 07 Sep 2026 10:14 WIB

Jurnas.net — Tumpukan sampah rumah tangga selama 16 hari di Kedungdoro Gang III, RT 3/RW 11, Kelurahan Sawahan, Surabaya, akhirnya ditangani Pemerintah Kota (…

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Jurnas.net — Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan komitmen partainya untuk membuka ruang politik bagi seluruh elemen masyarakat, tanpa m…

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…