Jurnas.net - Persiapan menyambut Calon Jemaah Haji (CJH) di Embarkasi Surabaya terus dilakukan. Terbaru, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya melakukan pengasapan nyamuk alias fogging di Asrama Haji Surabaya, Senin, 6 Mei 2024.
"Hari ini fogging di lingkungan dan area gedung bangunan dan seluruh fasilitasnya dalam di Asrama Haji Embarkasi Surabaya," kata Kepala KKP Kelas 1 Surabaya, Rosidi Roslan.
Baca juga: Masa Tunggu Haji di Gresik Dipangkas Jadi 26 Tahun: Kuota 2026 Naik Jadi 2.846 Jamaah
Selain fogging, lanjut Roslan, pihaknya melakukan pemasangan perangkap tikus alias trapping pada 3 - 6 Mei 2024. "Ini untuk mengendalikan keberadaan tikus dan nyamuk untuk terwujudnya tempat tinggal di embarkasi terbebas dari gangguan binatang penular penyakit," katanya.
"Juga mencegah gangguan dari gigitan nyamuk dan membuat lingkungan yang memenuhi standar kesehatan bagi calon jemaah haji," tambahnya.
Baca juga: Kronologi Jemaah Haji Asal Jatim Jadi Korban Penipuan di Makkah
Baca Juga : 39.228 Jemaah Haji Akan Berangkat dari Embarkasi Surabaya Pada Tahun 2024 Ini
Dengan kegiatan itu, Roslan ingin memastikan lingkungan asrama haji telah memenuhi syarat berdasarkan standar, norma dan baku mutu yang berlaku untuk meningkatkan kualitas lingkungan.
Baca juga: Wagub Lepas 668 Jemaah Haji NTT dari Surabaya: Ingatkan Pentingnya Jaga Kesehatan di Tanah Suci
"Akan dilaksanakan pemantau dan pengamatan keberadaan vektor dan penyemprotan secara berkala pada saat operasional penyelenggaraan haji di Embarkasi Surabaya," pungkasnya.
Editor : Redaksi