Partai Demokrat Jatim Potong 15 Ekor Sapi dan Kambing Pada Hari Raya Iduladha

Reporter : Redaksi
Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Elistianto Dardak (baju putih) disela penyembelihan hewan kurban. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - DPD Partai Demokrat Jatim memilih memotong hewan kurban hari kedua Idul Adha. Sebanyak tujuh ekor sapi dan delapan ekor kambing, total 15 ekor sapi dan kambing disembelih di kantor DPD Partai Demokrat Jatim di Jalan Kertajaya Surabaya.

Secara simbolis penyerahan sapi dan kambing dilakukan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak, disaksikan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Renville Antonio, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Reno Zulkarnen dan Bendahara Umum DPD Partai Demokrat Jatim Agung Mulyono.

Baca juga: Demokrat Gresik Gelar Lomba Rakyat dan Libatkan UMKM, Samwil: Yang Penting Kebersamaan

Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya daging kurban yang dipotong di kantor DPD, tahun ini pembagian dilakukan menyebar ke seluruh Kota Surabaya.

"Jadi tidak ada pembagian daging di kantor DPD, namun disebar ke seluruh kota Surabaya, agar lebih merata dan tidak fokus di satu tempat," kata Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak, di Surabaya, Selasa, 18 Juni 2024.

Baca juga: Bursa Ketua Demokrat Jatim Resmi Dibuka, Kandidat Wajib Kantongi Dukungan 20 Persen

Baca Juga : Demokrat Beri Surat Rekomendasi Untuk Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2024

Mereka yang menerima daging sudah sesuai dengan data yang diterima DPD Partai Demokrat, mulai dari Panti Asuhan, Pondok Pesantren, kaum duafa dan yatim piatu. Jumlah hewan kurban untuk di DPD PD Jatim hanya tujuh, namun jika ditotal seluruh DPC Partai Demokrat Jatim jumlah cukup besar. Mereka juga membagikan di masing-masing daerah.

Baca juga: Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Dokter Agung Luncurkan Program JUARA untuk Kawal Aspirasi Rakyat Jatim

Pihaknya membebaskan seluruh anggota legislatif dari Partai Demokrat untuk melakukan kurban secara mandiri, sehingga kalau dihitung jumlahnya cukup banyak.

"Ada yang mandiri ada yang juga atas nama partai, kita bebaskan yang penting bisa berbagi dengan sesama," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru